Senin, 23 Maret 2026

Pemkab Gorontalo

Kisah Satpol PP Kabupaten Gorontalo Razia Prostitusi Online, Puluhan Kasus Penyakit Menular Terkuak

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo mengintensifkan penertiban praktik prostitusi online

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab

“Kita bekerja tidak secara ego sektoral. Kita bekerja sama dengan lintas sektor. Kita hubungi Dinas Pemberdayaan Perempuan, kemudian Dinas Kesehatan datang untuk melakukan screening kesehatan,” ungkap Kasatpol.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan cukup banyak kasus penyakit menular.

“Yang ditemukan positif itu cukup banyak, tetapi jumlahnya memang tidak bisa kita expose secara detail. Yang pasti sudah ada puluhan yang kita temukan selama ini,” ujarnya.

Ia mengatakan penyakit yang paling banyak ditemukan dari hasil pemeriksaan kesehatan adalah sifilis.

Sifilis adalah penyakit menular seksual disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini dikenal luas sebagai “Raja Singa”.

Kasus penyakit menular sebagian besar ditemukan dari perempuan yang bekerja di tempat hiburan malam sebagai pemandu lagu atau Lady Companion (LC).

“Yang terakhir kita lakukan pemeriksaan kesehatan bersama tim medis, yang paling banyak ditemukan itu penyakit sifilis. Dan itu kebanyakan berasal dari LC yang bekerja di tempat-tempat hiburan malam setelah dilakukan screening oleh tim kesehatan,” katanya.

Taufik juga mengungkapkan, di beberapa tempat hiburan malam keberadaan LC bahkan sudah dikelola secara profesional melalui agen.

“Ada beberapa tempat hiburan malam yang LC-nya sudah by agency. Artinya sudah seperti sistem profesional,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan tempat hiburan malam tetap harus memiliki izin resmi dan mengikuti aturan yang berlaku.

Menurutnya, keberadaan tempat hiburan tidak bisa dijadikan satu-satunya indikator perkembangan ekonomi suatu daerah.

“Kalau hanya ingin daerah dianggap berkembang karena banyak tempat hiburan, menurut saya itu tidak benar. Semua harus tetap memiliki legal standing dan berjalan sesuai aturan,” katanya.

Pendekatan Humanis Satpol PP

Dalam menjalankan tugas penertiban, Satpol PP 

juga mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat.

Taufik mencontohkan penertiban pedagang takjil di kawasan bawah menara Limboto selama bulan Ramadan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved