Pemkab Gorontalo
Sekda Gorontalo Sugondo Makmur Bahas Lokasi Kantor Pos TNI AL
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, memimpin Rapat Permohonan Pembebasan Lahan Kantor Pos TNI AL di Kabupaten Gorontalo
Penulis: Fajri A Kidjab | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PEMBEBASAN-LAHAN-Sekda-Sugondo-Makmur-saat-memimpin-Rapat.jpg)
"Ada rencana pembangunan gedung Bulog seluas 10 hektar atas permintaan Pemerintah Provinsi dan pembangunan sekolah rakyat sekitar 5 hektar," ujar Camat Dungaliyo kepada TribunGorontalo.com.
Selain untuk fasilitas sipil, pembebasan lahan ini juga berkaitan dengan dukungan bagi TNI Angkatan Laut (AL).
Namun, terdapat perbedaan status penggunaan lahan antara wilayah Dungaliyo dan Bilato.
Di Kecamatan Dungaliyo, pihak TNI AL hanya berencana meminjam lahan yang belum dimanfaatkan.
Sementara itu, pembangunan fisik kantor atau Pos Lanal direncanakan berada di Kecamatan Bilato, tepatnya di area HGU Taula.
Ia menegaskan bahwa penyediaan lahan untuk TNI AL merupakan respons atas permohonan pihak Angkatan Laut karena belum adanya pos di wilayah tersebut.
Baca juga: Hari Pertama Operasi Patuh Otanaha 2026, Polisi Gorontalo Jaring Banyak Kendaraan Mati Pajak
Langkah ini dinilai krusial untuk mempercepat penanganan kecelakaan laut dan membantu nelayan yang selama ini hanya mengandalkan layanan dari Kota Gorontalo.
Mengenai potensi sengketa dengan masyarakat penggarap, pihak kecamatan menyatakan bahwa status lahan adalah eks HGU yang pengaturannya sepenuhnya berada di tangan pemerintah.
Pemkab Gorontalo dijadwalkan akan turun ke lapangan pada minggu depan untuk memastikan lokasi dan langkah teknis selanjutnya bersama pihak Lanal. (*)