Warga Gorontalo Hanyut
Terungkap Identitas Korban Hanyut di Sungai Paguyaman, Satu Bocah 9 Tahun
Seorang bocah berusia 9 tahun bernama Akbar Diangi, bersama seorang perempuan dewasa bernama Sumitra (28), dilaporkan hilang
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-tim-Basarnas-Gorontalo-apel-sebelum-mencari-korban-hanyut-di-Sungai-Paguyaman.jpg)
Ringkasan Berita:
- Basarnas Gorontalo mengungkap identitas dua warga yang hanyut di Sungai Paguyaman
- Korban merupakan warga Desa Ambara, Kecamatan Bongomeme
- Peristiwa terjadi di Dusun Lima, Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Sabtu (3/1/2025) sore
TRIBUNGORONTALO.COM – Identitas korban hanyut di Sungai Paguyaman akhirnya terungkap.
Seorang bocah berusia 9 tahun bernama Akbar Diangi, bersama seorang perempuan dewasa bernama Sumitra (28), dilaporkan hilang setelah terseret arus deras saat melintasi sungai.
Peristiwa nahas itu terjadi di Dusun Lima, Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Sabtu (3/1/2025) sore.
Kedua korban diketahui merupakan warga Desa Ambara, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo.
Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Halidin La Bidin, membenarkan laporan tersebut.
Ia menyebutkan bahwa tim SAR gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian sejak menerima informasi.
“Dua orang terseret arus Sungai Paguyaman di Dusun Lima, Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo,” ujar Halidin saat dikonfirmasi, Minggu (4/1/2026).
Menurut keterangan, kejadian bermula ketika korban hendak pulang dari kebun dan harus menyeberangi sungai. Namun derasnya arus membuat keduanya terseret hingga hilang.
Korban Pulang dari Kebun
Sebelumnya dikabarkan dua warga Desa Ambara, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, dilaporkan terseret arus Sungai Paguyaman saat hendak pulang dari kebun.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Lima, Desa Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, pada Sabtu sore.
Korban yang dilaporkan hilang masing-masing adalah Sumitra (28), seorang perempuan dewasa, dan Akbar Diangi (9), seorang bocah laki-laki.
Keduanya diketahui baru saja selesai beraktivitas di kebun sebelum mencoba menyeberangi sungai yang saat itu berarus deras.
Informasi awal menyebutkan, korban tidak sempat menyelamatkan diri karena derasnya arus dan kondisi sungai yang cukup dalam.
Tim SAR Gabungan Diterjunkan
Usai menerima laporan, tim SAR gabungan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.