Kebakaran di Gorontalo
Terungkap Pemilik Toko Bangunan Korban Kebakaran di Isimu Selatan Gorontalo
Kebakaran hebat melanda sebuah toko bangunan di Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-penanganan-kebakaran-di-Desa-Isimu-Selatan.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kebakaran toko bangunan di Desa Isimu Selatan, Kabupaten Gorontalo, memicu kepanikan warga
- BPBD Kabupaten Gorontalo menduga adanya korsleting sebelum kebakaran terjadi
- Riyo Manyoe sang pemilik bangunan hanya bisa pasrah
TRIBUNGORONTALO.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah toko bangunan di Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.
Toko yang hangus terbakar pada Sabtu (20/12/2025) sore diketahui milik Riyo Manyoe, warga setempat.
Peristiwa ini sontak menjadi perhatian masyarakat karena toko bangunan tersebut dikenal sebagai salah satu penyedia material di kawasan Isimu Selatan.
Hangusnya bangunan itu menjadi pukulan berat bagi sang pemilik.
Menurut laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Gorontalo, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Dugaan ini muncul setelah tim melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.
Informasi kebakaran pertama kali diterima oleh petugas piket Damkar Kabupaten Gorontalo pada pukul 17.29 Wita.
Tidak lama berselang, tim langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas tiba di tempat kejadian sekitar pukul 17.39 Wita.
Setibanya di sana, mereka mendapati api sudah membesar dan melahap sebagian besar bangunan.
Tim Damkar segera melakukan upaya pemadaman. Proses pendinginan juga dilakukan agar api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
Seorang warga sekitar bernama Yuyun menuturkan, kebakaran pertama kali diketahui saat terlihat asap mengepul dari toko bangunan milik Riyo Manyoe.
“Awalnya hanya asap, tapi kemudian api cepat sekali membesar,” ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Minggu (21/12/2025).
Warga sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api terlalu besar sehingga mereka akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.