Kamis, 12 Maret 2026

Peran Saka Nasional Gorontalo

Wulan Agustina, Peserta Peran Saka Nasional 2025 dari NTB Kaget dengan Cuaca Panas di Gorontalo 

Wulan Agustina, peserta Peran Saka Nasional 2025 yang berasal dari Kota Bima, NTB mengaku kaget dengan cuaca di Gorontalo

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Wulan Agustina, Peserta Peran Saka Nasional 2025 dari NTB Kaget dengan Cuaca Panas di Gorontalo 
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
PERAN SAKA - Wulan Agustina, Pimpinan Kontingen dari NTB di Peran Saka Nasional 2025 Gorontalo, Senin (3/11/2025). Wulan mengaku kaget dengan cuaca panas di Gorontalo yang lebih panas dibanding daerah asalnya. 
Ringkasan Berita:
  • Wulan Agustina, Pimpinan Kontingen NTB mengaku kaget karena suhu di Gorontalo terasa lebih panas dari daerahnya di BIma.
  • Ia menuturkan sejak pukul 05.00 Wita suasananya sudah mulai terang dan puncaknya di pukul 09.00 Wita saat upacara
  • Namun meskipun begitu, Wulan tetap mengaku kagum atas kesiapan Gorontalo menjadi tuan rumah di Peran Saka Nasional 2025.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Salah satu peserta Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Nasional 2025 mengungkapkan hal yang sedikit mengejutkan.

Peserta tersebut datang dari Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) bernama Wulan Agustina selaku Pimpinan Kontingen (Pinkon) NTB.

Ia mengaku kaget dengan cuaca di Gorontalo.

Katanya, di daerah asalnya juga memiliki cuaca yang panas, namun panasnya tidak seperti di Gorontalo.

"Saya dari NTB khususnya Kabupaten Bima itu panas, tapi ternyata lebih panas di Gorontalo," ungkapnya.

Wulan juga mengungkapkan kekagetannya sejak upacara pembukaan dilangsungkan.

Kata Wulan, padahal upacara itu dimulai pukul 09.00 Wita tapi panasnya sudah sangat menyengat.

Bahkan kemarin juga kata dia, jam masih menunjukkan pukul 05.00 Wita tapi justru suasananya sudah terang.

"Saya fikir sudah jam 08.00 Wita," lanjutnya.

Di sisi lain, Wulan juga mengaku takjub dengan pelaksanaan Peran Saka Nasional 2025 yang dipusatkan di Buper Bongohulawa Gorontalo.

Ia mengapresiasi penyambutan panitia serta lembaga-lembaga terkait dalam mensukseskan Peran Saka Nasional 2025 di Gorontalo.

"Kami dari Kwartir NTB sangat terbantu sekali dengan LO dari BNPB," ujar Wulan. 

Kesan positif itu ia ungkapkan meskipun sebelumnya ia pernah beberapa kali mengikuti kegiatan Pramuka tingkat Nasional.

"Saya pernah ikut di Kalimantan Timur, kemudian di Bali dan di Cibubur, di Gorontalo yang ke-4," bebernya 

Ia mengaku kaget dengan penampilan dan kesiapan dari Provinsi Gorontalo sebagai tuan rumah Peran Saka Nasional. 

Ia mengaku paham betapa panjangnya mempersiapkan kegiatan pramuka berskala Nasional seperti ini. 

"Mantap sekali Kwartir Gorontalo jadi tuan rumah," pungkasnya.

Apa itu Peran Saka?

Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peran Saka) menjadi ajang strategis untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan keterampilan, serta menanamkan semangat kebangsaan di kalangan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

Saka merupakan tempat mengembangkan minat dan bakat para anggota kepramukaan. 

Jika ia menyukai bidang kesehatan, ia bisa memilih Saka Bakti Husada.

Bagi mereka yang menyukai alam, Saka Wanabakti dan Saka Taruna Bumi bisa menjadi wadah yang tepat.

Seiring berjalannya waktu, Saka lain mulai bermunculan seperti Saka Patriot dan Saka SAR.

Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, generasi muda dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk dalam menjaga identitas nasional, memperkuat nilai-nilai spiritual, dan mengembangkan kepedulian terhadap sesama meningkatkan soft skill. 

Oleh karena itu, Peran Saka Nasional Tahun 2025 dirancang sebagai momentum untuk mempertemukan anggota Satuan Karya Pramuka dari seluruh Indonesia, guna berbagi pengalaman, meningkatkan kemampuan, serta menanamkan nilai-nilai luhur kepramukaan.

Melalui Peran Saka, diharapkan tercipta generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, berjiwa sosial, dan memiliki rasa cinta tanah air yang mendalam. 

Peran Saka juga diharapkan mampu menjawab kebutuhan akan pemimpin muda yang berwawasan luas, tangguh dalam menghadapi perubahan, dan memiliki rasa kepedulian tinggi terhadap masyarat.

Area Perkemahan Peran Saka Nasional 2025

Peserta Peran Saka Nasional 2025 menempati area perkemahan yang dibagi terpisah antara putra dan putri, masing-masing disebut sebagai kabupaten.

Pemukiman Peserta

Struktur pemukiman peserta terdiri dari tingkatan Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, hingga Rukun Tetangga.

1. Tingkat Provinsi

  • Dipimpin oleh Gubernur Perkemahan
  • Warga bermukim dalam satu wilayah provinsi bernama Provinsi Hulonthalo
  • Kota dibagi menjadi dua kabupaten: 
  • Kabupaten Putra: Raja Ilato
  • Kabupaten Putri: Putri Tolangohula

2. Tingkat Kabupaten

  • Dipimpin oleh Bupati, dibantu Sekretaris dan Staf Kabupaten
  • Masing-masing kabupaten membawahi beberapa kecamatan
  • Wilayah tetap berada dalam Provinsi Hulonthalo

3. Tingkat Kecamatan

  • Dipimpin oleh Camat, unsur Sangga Kerja bidang pemerintahan
  • Dibantu oleh staf kecamatan
  • Masing-masing kecamatan membawahi beberapa kelurahan. (*)

 

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 12 Maret 2026 (22 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:07
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved