Minggu, 15 Maret 2026

Berita Gorontalo

Warga Desa Ulapato B Gorontalo Gotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak Demi Akses Antar Desa

Warga Dusun 2 Desa Ulapato B kompak bergotong royong memperbaiki jembatan kayu rapuh, wujud kebersamaan yang jadi napas kehidupan desa.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Warga Desa Ulapato B Gorontalo Gotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak Demi Akses Antar Desa
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
GOTONG ROYONG -- Warga Dusun 2, Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, gotong royong memperbaiki jembatan kayu penghubung, Sabtu (6/9/2025) 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Di pagi yang cerah, Warga Dusun 2, Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo berkumpul bersama dengan rasa semangat yang sama.

Mereka bergotong royong memperbaiki jembatan rusak yang menjadi akses vital warga.

Dengan peralatan seadanya dan dari dana swadaya, warga mengganti papan lama dengan batang kayu baru.

Mereka terlihat membawa parang, palu hingga gergaji dari rumah masing-masing.

Suasana kebersamaan begitu terasa, semua bahu-membahu demi jalur penghubung yang lebih aman.

Baca juga: Inilah Hak dan Kewajiban PPPK Paruh Waktu 2025 yang Penting Dipahami Honorer Sebelum Bertugas

Jembatan ini bukan hanya sebagai penghubung antar desa, namun keberadaannya bisa menjadi jalur kehidupan warga.

Selain menghubungkan Desa Ulapato B dengan Desa Modelidu, Desa Dulamayo, hingga sejumlah desa lain di sekitarnya. 

Di jembatan itu juga menjadi akses untuk petani membawa hasil panen, anak-anak melintas dan juga masyarakat lainnya.

Sebelum diperbaiki, kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Papan yang sudah lapuk dan berlubang membuat pengendara motor harus lebih berhati-hati sementara pejalan kaki terutama anak-anak melangkah dengan rasa was-was.

Baca juga: Bisa Panas Berlebih, Xiaomi Recall Powerbank 20.000 mAh, Ini Cara Ceknya

“Kalau tidak segera diperbaiki, bisa berbahaya bagi orang yang lewat, apalagi anak sekolah yang setiap hari melintasi jembatan ini,” ujar Pamin Usman, warga setempat.

Hal serupa juga disampaikan Nurholis Muhamad, warga Desa Ulapato B, Kabupaten Gorontalo.

Menurutnya, warga tidak bisa lagi menunggu bantuan pemerintah karena kerusakan jembatan sudah terlalu mendesak

“Ini bentuk kepedulian warga. Kalau hanya menunggu bantuan pemerintah, mungkin butuh waktu lama. Jadi masyarakat berinisiatif bergotong royong demi keselamatan bersama,” ungkap Nurholis.

Semangat gotong royong itu tak hanya melibatkan kaum laki-laki namun para ibu rumah tangga pun hadir, menyiapkan minuman dan makanan untuk para pekerja. 

Sementara itu, anak-anak pun ikut menyaksikan proses perbaikan jembatan yang menjadi jalur sehari-hari mereka.

Baca juga: Dana PIP Termin 2 September 2025: Jadwal Cair, Cara Cek, dan Apa yang Harus Disiapkan

Jembatan di Desa Ulapato B mungkin hanya rangkaian papan kayu sederhana. 

Namun di balik kesederhanaannya, ia menjadi saksi semangat persatuan warga desa. 

Gotong royong bukan sekadar tradisi, melainkan napas kehidupan yang menjaga masyarakat tetap kokoh, sama kuatnya dengan jembatan baru yang kini kembali bisa dilintasi dengan aman.

Desa Ulapato B sendiri merupakan bagian dari Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo

Nama Ulapato dalam bahasa Gorontalo berarti “tempat berlindung” atau “tempat singgah.” 

Baca juga: Rekomendasi Pakaian Pria dengan Harga Miring dari H&M Indonesia Saat Promo 9.9

Sejak dulu, wilayah ini dikenal sebagai persinggahan warga dari Teluk Gorontalo sebelum melanjutkan perjalanan ke pedalaman.

Dalam perkembangannya, Desa Ulapato terbagi menjadi dua, yakni Ulapato A dan Ulapato B, dengan penduduk yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pekebun. 

Hasil pertanian seperti jagung, padi, dan palawija menjadi komoditas utama yang sering kali diangkut melewati jembatan penghubung tersebut.

Saat ini, Desa Ulapato B dihuni sekitar 1.480 jiwa yang tersebar di empat dusun dengan luas wilayah sekitar 310 hektare. 

Meski telah memiliki sekolah dasar dan rumah ibadah, dalam urusan infrastruktur warga masih sangat bergantung pada swadaya. 

Karena itulah, perbaikan jembatan seperti yang dilakukan di Dusun 2 menjadi hal yang lumrah, sebuah warisan gotong royong yang terus hidup dari masa ke masa. (*)

 


(TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:04
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved