Berita Internasional
Iran Janjikan Pasokan Minyak untuk Sri Lanka di Tengah Krisis Global
Iran menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung negara sahabat, termasuk Sri Lanka di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KONPERS-Duta-Besar-Iran-untuk-Sri-Lanka-Dr-Alireza-Delkhosh.jpg)
Ringkasan Berita:
- Iran menegaskan siap membantu Sri Lanka dengan pasokan minyak jika terjadi krisis energi.
- Meski Strait of Hormuz dinyatakan sebagai zona perang, jalur tersebut tetap dibuka untuk negara sahabat.
- Iran juga menyinggung insiden tenggelamnya kapal IRIS Dena yang diduga diserang kapal selam AS di dekat perairan Sri Lanka.
TRIBUNGORONTALO.COM — Iran menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung negara sahabat, termasuk Sri Lanka di tengah meningkatnya konflik di Timur Tengah.
Duta Besar Iran untuk Sri Lanka, Alireza Delkhosh, menyatakan bahwa Teheran siap menyediakan kebutuhan penting seperti minyak jika negara tersebut menghadapi krisis energi atau kekurangan pasokan.
Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers khusus di Kedutaan Besar Iran di Colombo.
Jalur Hormuz Tetap Terbuka untuk Negara Sahabat
Dalam kesempatan itu, Delkhosh juga menyoroti situasi terkini di kawasan Timur Tengah, khususnya terkait meningkatnya ketegangan yang berdampak pada jalur perdagangan global.
Meski Strait of Hormuz telah dinyatakan sebagai zona perang, ia memastikan jalur tersebut tetap terbuka bagi negara-negara yang memiliki hubungan baik dengan Iran.
Baca juga: Misteri Kota Rudal Bawah Tanah Iran: Dibom Berkali-kali, Tetap Aktif
Menurutnya, Sri Lanka termasuk dalam kategori tersebut.
Ia menegaskan bahwa Iran memandang Sri Lanka sebagai negara yang dihormati dan memiliki hubungan persahabatan yang erat.
Iran Siap Jadi Penopang Jika Terjadi Krisis
Delkhosh menambahkan, Iran siap turun tangan jika Sri Lanka mengalami kekurangan energi maupun komoditas penting lainnya.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen Iran dalam menjaga hubungan bilateral sekaligus membantu stabilitas negara mitra di tengah ketidakpastian global.
Insiden Kapal Iran di Perairan Sri Lanka
Selain isu energi, konferensi pers tersebut juga menyinggung insiden tenggelamnya kapal Iran, IRIS Dena, di dekat perairan Sri Lanka.
Dubes Iran menuding kapal tersebut menjadi target serangan kapal selam milik Amerika Serikat.
Ia menjelaskan bahwa kapal tersebut berada di kawasan tersebut dalam rangka kunjungan persahabatan, usai mengikuti latihan angkatan laut multinasional di India.
Menurutnya, kapal tidak dalam kondisi siap tempur saat insiden terjadi.
Apresiasi untuk Bantuan Sri Lanka
Dalam kesempatan itu, Delkhosh juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Sri Lanka atas bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada para awak dan taruna yang selamat dari insiden tersebut.
Ia menilai respons cepat dan dukungan yang diberikan mencerminkan hubungan baik antara kedua negara.
(*)