Jumat, 6 Maret 2026

Berita Internasional

Hari Keenam Perang Iran-Amerika: Kapal Perang Tenggelam, Rudal Hantam Banyak Negara

Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran terus meluas setelah serangan balasan terjadi di berbagai wilayah Timur Tengah hingga

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Hari Keenam Perang Iran-Amerika: Kapal Perang Tenggelam, Rudal Hantam Banyak Negara
Facebok
PERANG -- Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran terus meluas hingga hari keenam dengan serangan udara, rudal, dan drone yang melibatkan lebih dari selusin negara di Timur Tengah. Pertempuran menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk korban di Lebanon dan wilayah negara sekutu Washington, sementara kapal perang Iran IRIS Dena dilaporkan tenggelam di perairan dekat Sri Lanka. Konflik juga memicu ketegangan di jalur energi global seperti Selat Hormuz dan Teluk Oman yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. 
Ringkasan Berita:
  • Perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat memasuki hari keenam dan kini melibatkan lebih dari selusin negara di Timur Tengah.
  • Konflik tersebut telah menewaskan lebih dari 1.300 orang dan memicu serangan lintas negara hingga kawasan Teluk dan Kaukasus.
  • Gangguan di Selat Hormuz dan Teluk Oman juga meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran terus meluas setelah serangan balasan terjadi di berbagai wilayah Timur Tengah hingga hari keenam perang.

Serangan udara skala besar oleh Amerika Serikat dan sekutunya terhadap Iran masih berlangsung dengan menargetkan fasilitas militer, tokoh kepemimpinan, serta elemen program nuklir Teheran.

Perang yang dimulai pada Sabtu lalu kini telah melibatkan lebih dari selusin negara di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya.

Menurut pejabat setempat, konflik tersebut telah menewaskan sedikitnya 1.230 orang di Iran, lebih dari 100 orang di Lebanon, serta sekitar belasan korban jiwa di wilayah negara Yahudi tersebut. Selain itu, dilaporkan enam tentara Amerika Serikat juga tewas.

Baca juga: Trump Ingin Terlibat Tentukan Pemimpin Baru Iran, Tolak Putra Ali Khamenei

Kapal Perang Iran Tenggelam

Sehari sebelumnya, Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka telah menenggelamkan kapal fregat Iran IRIS Dena di perairan dekat Sri Lanka.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengecam serangan tersebut dan menyebut tindakan Angkatan Laut AS sebagai “kejahatan di laut”.

Ia juga memperingatkan bahwa Washington akan menyesali serangan tersebut.

Otoritas Sri Lanka menyatakan 32 awak kapal berhasil diselamatkan, sementara 87 jenazah ditemukan dari kapal perang yang membawa sekitar 130 awak.

Kapal tersebut diketahui sedang kembali dari latihan militer yang diselenggarakan oleh Angkatan Laut India dan juga diikuti oleh Amerika Serikat.

Pada Kamis, sirene serangan udara terdengar di Tel Aviv dan Jerusalem setelah militer negara tersebut melaporkan adanya serangan rudal yang masuk.

Baca juga: Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Jumat Dini Hari 06 Maret 2026, Ini Fakta Lokasi dan Kedalamannya

Militer Tel Aviv kemudian mengumumkan telah melancarkan serangan baru terhadap lokasi peluncuran rudal balistik di Iran.

Serangan balasan Iran juga menyasar sejumlah negara yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan.

Di Uni Emirat Arab, sebuah drone ditembak jatuh di dekat pangkalan udara Al Dhafra dan serpihan yang jatuh melukai enam orang.

Sementara itu, Qatar melaporkan adanya serangan rudal di ibu kota Doha setelah warga di sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat dievakuasi sebagai langkah pencegahan.

Bahrain dan Arab Saudi Cegat Serangan Iran

Arab Saudi juga menyatakan telah mencegat sebuah drone di dekat perbatasannya dengan Yordania.

Sementara itu, Bahrain mengklaim pasukannya telah mencegat 75 rudal balistik dan 124 drone Iran sejak perang dimulai.

Sebuah rudal Iran juga dilaporkan menghantam kilang minyak milik pemerintah Bahrain.

Namun otoritas setempat menyatakan kebakaran berhasil dipadamkan dan fasilitas tetap beroperasi.

Konflik Meluas ke Kaukasus dan Lebanon

Konflik juga merembet hingga kawasan Kaukasus. Azerbaijan menuduh Iran meluncurkan drone yang jatuh di dekat bandara di wilayah eksklave Nakhchivan dan melukai empat warga sipil.

Namun pemerintah Iran membantah bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Di sisi lain, ketegangan juga meningkat di front utara dengan Lebanon.

Otoritas Tel Aviv mengeluarkan peringatan evakuasi massal bagi warga di pinggiran selatan Beirut, yang mengindikasikan kemungkinan serangan besar.

Militer negara tersebut menyatakan telah menyerang sekitar 80 target yang terkait dengan kelompok bersenjata Hezbollah dalam 24 jam terakhir.

Pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon selatan juga melaporkan adanya pertempuran darat di dekat perbatasan setelah pasukan tambahan dikerahkan ke wilayah tersebut.

Ancaman terhadap Jalur Minyak Dunia

Perang ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan jalur perdagangan global.

Sejumlah kapal komersial dilaporkan diserang di Teluk Oman dan Selat Hormuz, jalur laut yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.

Gangguan di jalur tersebut telah mendorong kenaikan harga minyak global serta mengganggu penerbangan di kawasan Timur Tengah.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 06 Maret 2026 (16 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:12
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved