Selasa, 10 Maret 2026

Berita Internasional

Indonesia Perbarui Ejaan Nama Negara Dunia: Uruguay Berganti Uruguai, Thailand Jadi Tailan

Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam upaya standarisasi nama geografis dunia melalui pembaruan dokumen eksinonim

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Indonesia Perbarui Ejaan Nama Negara Dunia: Uruguay Berganti Uruguai, Thailand Jadi Tailan
Freepik
NAMA NEGARA — Ilustrasi percakapan anak di dunia. Indonesia memperbarui ejaan nama-nama negara di dunia. (Sumber Foto: Freepik) 
Ringkasan Berita:
  • Indonesia memperbarui dokumen eksinonim nama negara agar sesuai kaidah bahasa Indonesia, mendukung kerja sama dengan UNGEGN
  • Beberapa nama negara disesuaikan, misalnya China diubah jadi Tiongkok, Thailand jadi Tailan
  • Dokumen terbaru disusun BIG bersama Badan Bahasa dan kementerian terkait, akan digunakan dalam arsip, pendidikan, media, serta dimasukkan ke KBBI edisi mendatang

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam upaya standarisasi nama geografis dunia melalui pembaruan dokumen eksinonim (nama asing dalam bahasa Indonesia).

Sejak 2019, Indonesia aktif berkontribusi dalam United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN), khususnya di Working Group on Country Names. 

Pada sidang pertama UNGEGN di New York, 29 April–3 Mei 2019, Indonesia menyerahkan daftar lengkap nama ibu kota dunia dan nama negara (dokumen GEGN.2/2019/CRP.131).

Membangun dari kerja awal tersebut, pada 2024 Indonesia memperbarui dokumen eksinonim untuk memperbaiki ketidaksesuaian ejaan nama negara. Pembaruan ini menyesuaikan dengan kaidah ortografi (tata tulis) dan fonologi (tata bunyi) bahasa Indonesia. Revisi juga mengacu pada UNGEGN List of Country Names 2021 (GEGN.2/2021/CRP.130/Rev.1) serta dokumen Misi Tetap Indonesia di PBB No.311 Januari 2023 (ST/PLS/SER.A/311).

Tujuan utama pembaruan adalah memastikan penulisan nama negara konsisten dan akurat secara linguistik. Standarisasi ini penting untuk berbagai konteks resmi, seperti surat-menyurat negara, arsip pemerintah, laporan, hingga bahan pendidikan, media massa, dan publikasi umum.

Pada akhir 2024, Badan Informasi Geospasial (BIG) bersama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB), Kementerian Luar Negeri, serta pakar dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia menyelesaikan dokumen eksinonim terbaru. Pertemuan finalisasi menekankan kesesuaian ejaan dan pelafalan dengan kaidah bahasa Indonesia.

Dengan langkah ini, Indonesia menegaskan perannya dalam mendukung tujuan UNGEGN dan berkontribusi pada standarisasi global nama geografis. Daftar lengkap nama negara versi terbaru akan menggantikan dokumen sebelumnya.

Penjelasan Badan Bahasa

Melansir dari Kompas.com, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Hafidz Muksin, membenarkan adanya perubahan ejaan sejumlah nama negara dalam bahasa Indonesia.

Ia menjelaskan, kebijakan penetapan dan pemadanan ejaan baku nama-nama negara asing ke dalam bahasa Indonesia merupakan tugas utama Badan Informasi Geospasial (BIG).

Dalam proses pembahasannya, BIG bekerja sama dengan Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kementerian Luar Negeri, perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia, serta para pakar linguistik melalui Sidang Komisi Istilah.

“BIG merupakan lembaga otoritas utama penamaan geografis nasional Indonesia, termasuk standardisasi nama-nama geografis asing seperti nama negara, pulau, sungai, dan sebagainya, agar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia,” ujar Hafidz kepada Kompas.com, Jumat (16/1/2026).

Ia menambahkan, penyesuaian tersebut mencakup perubahan ejaan agar selaras dengan fonologi dan ortografi bahasa Indonesia, misalnya Thailand menjadi Tailan dan Paraguay menjadi Paraguai.

Menurut Hafidz, pembaruan terbaru ini telah disampaikan secara resmi melalui dokumen ke sidang United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) sekitar 2025.

Sementara itu, Badan Bahasa berfokus pada pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia secara umum, termasuk penyusunan pedoman pengindonesiaan kata asing, pemadanan istilah, serta pengayaan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

“Setelah nama-nama negara tersebut ditetapkan melalui UNGEGN, selanjutnya akan dimasukkan ke dalam KBBI pada edisi pemutakhiran berikutnya,” pungkasnya.

Baca juga: Lowongan Kerja PPIH Arab Saudi 2026, Cek Syarat hingga Cara Daftar Tenaga Pendukung Haji 1447H

Nama negara Asia Tenggara versi terbaru

Foto suasana sidang PBB. Indonesia mengubah ejaan nama-nama negara
NAMA NEGARA — Foto suasana sidang PBB. Indonesia mengubah ejaan nama-nama negara di dunia. (Sumber Foto: Tangkapan layar UN Photo)

Dalam dokumen tersebut, terdapat 194 nama negara di dunia yang telah distandarisasi.

Berikut daftar penyebutan resmi nama negara Asia Tenggara, baik nama formal maupun nama singkatnya:

• Brunei Darusalam (formal): Brunei Darusalam (singkat)

• Kerajaan Kamboja (formal): Kamboja (singkat)

• Republik Indonesia (formal): Indonesia (singkat)

• Republik Demokratik Rakyat Laos (formal): Laos (singkat)

• Malaysia (formal): Malaysia (singkat)

• Republik Perserikatan Myanmar (formal): Myanmar (singkat)

• Republik Filipina (formal): Filipina (singkat)

• Republik Singapura (formal): Singapura (singkat)

• Kerajaan Tailan (formal): Tailan (singkat)

• Republik Sosialis Vietnam (formal): Vietnam (singkat)

• Republik Demokratik Timor Leste (formal): Timor Leste (singkat).

Adapun negara lain yang juga berubah dari sisi penulisan adalah sebagai berikut:

Brazil (asli) — Republik Federal Brasil (formal): Brasil (singkat)

China (asli) — Republik Rakyat Tiongkok (formal): Tiongkok (singkat)

Cabo Verde (asli) — Republik Tanjung Hijau (formal): Tanjung Hijau (singkat)

Ghana (asli) — Republik Gana (formal): Gana (singkat)

Liechtenstein (asli) — Kepangeranan Liktenstin (formal): Liktenstin (singkat)

Paraguay (asli) — Republik Paraguai: Paraguai (singkat)

Sierra Leone (asli) — Republik Siera Leoni (formal): Siera Leoni (singkat)

Slovenia (asli) — Republik Slowenia (formal): Slowenia (singkat)

Switzerland (asli) — Konfederasi Swis (formal): Swis (singkat)

United Arab Emirates (asli) — Perserikatan Emirat Arab (formal): Emirat Arab (singkat)

Uruguay (asli) — Republik Oriental Uruguai (formal): Uruguai (singkat)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 10 Maret 2026 (20 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:09
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved