Berita Internasional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Guncang Istanbul, Warga Panik Ingat Tragedi 2023
Gempa bumi bermagnitudo 5,0 mengguncang kota terbesar di Turki, Istanbul, pada Kamis (2/10/2025) siang waktu setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/LANSCAPE-ITANBUL-Gempa-bumi-terjadi-di-Istanbul-dengan-magnitudo-50.jpg)
TRIBUNNEWS.COM, Istanbul — Gempa bumi bermagnitudo 5,0 mengguncang kota terbesar di Turki, Istanbul, pada Kamis (2/10/2025) siang waktu setempat.
Guncangan terasa kuat hingga membuat sejumlah bangunan bergetar di kota berpenduduk sekitar 16 juta jiwa itu.
Kantor Gubernur Istanbul dalam pernyataannya di platform X menegaskan, sejauh ini belum ada laporan kerusakan serius maupun korban jiwa.
Namun, tim lapangan telah dikerahkan untuk melakukan inspeksi cepat di berbagai titik rawan.
Gempa terjadi pukul 14.55 waktu setempat, berpusat di Laut Marmara, tepatnya di barat daya Istanbul, dekat kota pesisir Marmaraereglisi.
Lokasi tersebut memang berada di jalur patahan geologi yang sudah lama dianggap menjadi ancaman besar bagi Istanbul.
Peristiwa ini kembali memunculkan ketakutan kolektif masyarakat, mengingat pengalaman beberapa bulan lalu.
Pada April 2025, lebih dari 150 orang terluka setelah nekat melompat dari gedung karena panik saat gempa magnitudo 6,2 mengguncang Istanbul.
Kala itu, guncangan tersebut tercatat sebagai salah satu yang terkuat dalam beberapa tahun terakhir di kota itu.
Lebih jauh, ingatan publik Turki juga belum hilang dari tragedi kelam dua tahun silam.
Pada Februari 2023, gempa bermagnitudo 7,8 melanda wilayah selatan Turki dan utara Suriah.
Gempa itu menjadi yang paling mematikan dalam sejarah modern Turki, menewaskan lebih dari 55.000 orang dan melukai lebih dari 107.000 orang.
Para ahli gempa sebelumnya telah berulang kali memperingatkan bahwa patahan Laut Marmara berpotensi memicu gempa besar di masa mendatang yang bisa berdampak langsung pada Istanbul.
Karena itu, pemerintah setempat terus melakukan pemantauan intensif dan simulasi kesiapsiagaan bagi warganya.
Meski tidak menimbulkan kerusakan berarti, gempa Kamis ini menjadi pengingat nyata bahwa Istanbul tetap berada di bawah bayang-bayang ancaman bencana. (*)
| Ledakan Guncang Ibukota Iran di Hari Kelima Perang dengan Amerika, Serangan Terjadi saat Fajar |
|
|---|
| Terungkap! CCTV Iran Diretas untuk Lacak Rute Harian Ali Khamenei Sebelum 30 Rudal Ditembakkan |
|
|---|
| Fantastis! Amerika Rugi Rp 12 Triliun Hanya dalam 24 Jam Serang Iran, Ini Rincian Biayanya |
|
|---|
| Serangan Udara Hantam Ibu Kota Iran, Amerika Serikat Disebut Turut Terlibat |
|
|---|
| Presiden Amerika Donald Trump Heran Iran tak Juga Menyerah Padahal Diancam |
|
|---|