Kecelakaan di Gorontalo Utara
Kronologi Kecelakaan Maut di Desa Popalo Gorontalo Utara, Balita Sempat Dilarikan ke Puskesmas
Pihak kepolisian mengungkap kronologi kecelakaan maut di Jalan Trans Sulawesi tepatnya Desa Popalo, Kecamatan Anggrek
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/kondisi-warga-mengecek-dua-kendaraan-yang-tabrakan-di-Desa-Popalo.jpg)
Warga setempat yang mendengar suara dentuman keras langsung berhamburan keluar rumah untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi di jalan raya.
Situasi di lokasi kejadian seketika berubah menjadi sangat dramatis dan penuh dengan kepanikan dari para saksi mata maupun pengendara lain.
Secara bahu-membahu, warga mencoba melakukan upaya evakuasi terhadap para korban yang terjepit di antara puing-puing kendaraan yang hancur.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan karena beberapa korban mengalami luka serius dan membutuhkan penanganan yang sangat hati-hati.
Di tengah hiruk-pikuk tersebut, terdengar suara warga yang berusaha menenangkan massa agar tidak berdesakan di area titik kecelakaan.
"Sabar dulu, sabar dulu," seru salah seorang pria dalam rekaman video tersebut sembari meminta ruang agar evakuasi bisa berjalan lancar.
Beberapa warga lainnya juga berteriak dengan nada lantang meminta agar akses jalan segera dibuka bagi kendaraan medis yang akan lewat.
Kebutuhan akan tindakan medis yang cepat membuat warga saling bersahutan memerintahkan agar para korban segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.
"Bawa ke rumah sakit ini dia, mari bawa keluar! Cepat-cepat!" teriak warga yang berada di pusat kerumunan massa di Desa Popalo tersebut.
Kronologi Kejadian
Pihak kepolisian dari Polsek Anggrek yang dipimpin oleh IPDA Roman Sunge segera tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.
Berdasarkan hasil olah TKP awal, terungkap bahwa kecelakaan ini melibatkan sebuah truk dan mobil pikap yang bermuatan cukup padat.
Truk tersebut diketahui dikemudikan oleh seorang pria berinisial YH alias Yunus yang saat itu bergerak dari arah Kwandang menuju Dulukapa.
Sementara itu, dari arah yang berlawanan muncul mobil pikap yang dikemudikan oleh pria berinisial AN alias Ahmad dari arah Buol.
Petaka dimulai ketika mobil pikap dengan nomor polisi DM 8016 B0 tersebut tiba-tiba kehilangan kendali saat melintasi jalan di Desa Popalo.
Mobil pikap tersebut diduga kuat masuk ke lajur kanan yang merupakan jalur lintasan bagi kendaraan yang datang dari arah berlawanan.