Jumat, 6 Maret 2026

Kasus Panah Wayer Gorontalo

Warga Dambalo Gorontalo Terkena Panah Wayer saat Berkendara di Malam Tahun Baru

Seorang warga Desa Dambalo, Tomilito, Gorontalo Utara, Gorontalo, terkena serangan panah wayer saat berkendara pada Kamis dini hari (1/1/2026).

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Warga Dambalo Gorontalo Terkena Panah Wayer saat Berkendara di Malam Tahun Baru
Istimewa
PANAH WAYER -- Kolase foto Rinton memperlihatkan dadanya yang terkena panah wayer (kiri) dan contoh panah wayer. Rinton terkena panah wayer saat berkendara di malam pergantian tahun, 1 Januari 2025. (Sumber Foto: Tangkapan layar video/Tribunnews.com) 

Ringkasan Berita:
  • RP alias Rinton (40), warga Desa Dambalo, terkena serangan panah wayer sekitar pukul 03.00 Wita
  • Korban berpapasan dengan pelaku yang juga naik motor
  • Warga menolong dan membawa korban ke RS Zainal Umar Sidik

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang warga Desa Dambalo, Tomilito, Gorontalo Utara, Gorontalo, terkena serangan panah wayer saat berkendara pada Kamis dini hari (1/1/2026).

Korban diketahui berinisial RP alias Rinton (40), warga Desa Dambalo.

Insiden terjadi sekitar pukul 03.00 Wita di wilayah Desa Molantadu, Kecamatan Tomilito. Saat itu, korban sedang melintas seorang diri menggunakan sepeda motor di jalan desa.

Di lokasi kejadian, korban berpapasan dengan pelaku yang juga mengendarai sepeda motor.

Tidak ada tanda-tanda perselisihan atau cekcok sebelum peristiwa berlangsung.

Namun, sesaat setelah berpapasan, korban tiba-tiba terkena panah wayer. Akibatnya, korban langsung terjatuh dari motor dan sempat tidak sadarkan diri.

Warga sekitar yang mendengar suara jatuh segera datang memberikan pertolongan.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Zainal Umar Sidik (ZUS) untuk mendapatkan perawatan medis.

Pria itu mengalami luka serius di bagian dada akibat panah wayer yang menancap.

Saat menjalani perawatan, korban terlihat kesakitan dengan infus terpasang di tangan kirinya. Anak panah belum berhasil dilepaskan dari tubuh korban ketika video rekaman kondisi korban beredar.

Dalam video berdurasi 49 detik itu, korban sempat menjelaskan kondisinya.

“Saya berusaha cabut, tapi tidak bisa karena kawatnya besar,” ujar korban dalam rekaman video yang diterima TribunGorontalo.com, Jumat (2/1/2025).

Video tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat. Warga Kecamatan Tomilito digegerkan oleh peristiwa ini.

Informasi cepat menyebar dari mulut ke mulut hingga ke media sosial.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 06 Maret 2026 (16 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:12
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved