Pemkab Gorontalo Utara
Wabup Gorontalo Utara Sebut Bercahaya Night Run Dorong Pertumbuhan UMKM
Pelaksanaan Bercahaya Night Run 2025 di Kabupaten Gorontalo Utara tidak hanya menghadirkan semarak olahraga malam
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Lapak-UMKM-ramai-diserbu-pengunjung-saat-Bercahaya-Night-Run-2025.jpg)
Menurutnya, kegiatan ini menjadi simbol komitmen Gorontalo Utara untuk terus bergerak maju, menghadirkan terang di tengah keterbatasan.
“Kalau malam ini kita bisa bercahaya, artinya kita siap membawa Gorontalo Utara lebih maju ke depan,” tambahnya.
Baca juga: Fajrin Puluhulawa Finis Tercepat di Bercahaya Night Run 2025, Catat Waktu 16 Menit 47 Detik
Ribuan Peserta dan UMKM Lokal
Night Run Bercahaya 5K diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah. Sejak Rabu (18/12/2025) sore, kawasan Kantor Bupati Gorontalo Utara dipadati masyarakat dengan kostum dan atribut bercahaya.
Lampu warna-warni, gelang neon, hingga aksesori bercahaya menjadi ciri khas event yang untuk pertama kalinya digelar di Gorontalo Utara.
Thariq menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan Forkopimda, pemerintah provinsi, panitia, pelaku UMKM, serta dunia usaha.
“Kegiatan ini tidak mungkin berjalan sendiri. Semua pihak bergerak bersama,” katanya.
Stan-stan UMKM yang disiapkan di lokasi tampak ramai dikunjungi peserta. Produk makanan, minuman, hingga kerajinan lokal laris manis, memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
Pelaksanaan night run juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia. Pemerintah daerah memanfaatkan momentum ini untuk menegaskan komitmen membangun Gorontalo Utara secara bersih, transparan, dan berintegritas.
Thariq menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Ia memastikan kegiatan semacam ini akan terus dikembangkan karena mampu menggabungkan unsur olahraga, hiburan, edukasi, serta penguatan ekonomi lokal.
Thariq menegaskan bahwa Night Run Bercahaya tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata.
“Kita sudah membuktikan bisa terlaksana. Ke depan harus lebih baik, lebih besar, dan lebih terang,” ujarnya.
(TribunGorontalo.com/*)