Rabu, 17 Juni 2026

Gorontalo Hari Ini

Demi Bendungan Terbesar di Gorontalo, 3 Desa Ini Mulai Ditinggalkan Warga

Tiga desa di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, bersiap lenyap dari peta wilayah

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Demi Bendungan Terbesar di Gorontalo, 3 Desa Ini Mulai Ditinggalkan Warga
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
BANDUNGAN BULANGO ULU -- Potret bendungan Bulango Ulu yang terus dibangun oleh pemerintah. Masyarakat dari tiga desa telah bermigrasi. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga) 

Ringkasan Berita:
  • Desa Owata, Mongiilo, dan Tuloa di Kabupaten Bone Bolango mulai ditinggalkan penghuninya karena kawasan tersebut akan menjadi area genangan Bendungan Bulango Ulu
  • Proses relokasi menyebabkan warga tersebar ke berbagai wilayah, dengan banyak di antaranya memilih tetap bertahan di area dataran tinggi sekitar lokasi proyek demi mempertahankan mata pencaharian sebagai petani
  • Pembangunan bendungan terbesar di Gorontalo ini telah memasuki tahap akhir (finishing)

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Tiga desa di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, mulai ditinggalkan masyarakatnya demi pembangunan Bendungan Bulango Ulu

Kawasan pemukiman tersebut masuk dalam peta genangan proyek strategis nasional (PSN) yang ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2026 ini.

Pantauan Tribun Gorontalo di lapangan pada Selasa (26/6/2026), proses relokasi warga tengah berlangsung masif. 

Rumah-rumah yang selama puluhan tahun berdiri mulai dibongkar dan diratakan dengan tanah. 

Sebagian bangunan lainnya tampak kosong tanpa penghuni dan mulai ditumbuhi rumput liar, mengubah wajah kawasan yang dulunya ramai menjadi sunyi.

Tiga Desa yang Masuk Kawasan Genangan

PEMBANGUNAN BENDUNGAN -- Potret rumah kosong yang sudah ditinggalkan oleh penghuninya. Pembangunan Bendungan Bulango Ulu menyebabkan masyarakat dari tiga desa bermigrasi.
PEMBANGUNAN BENDUNGAN -- Potret rumah kosong yang sudah ditinggalkan oleh penghuninya. Pembangunan Bendungan Bulango Ulu menyebabkan masyarakat dari tiga desa bermigrasi. (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Baca juga: Rachmat Gobel Perindah Limboto Jelang PENAS di Gorontalo, Diapresiasi Bupati hingga Gubernur

Pemandangan rumah kosong dan puing-puing bangunan yang mulai ditinggalkan ini kini mudah ditemukan di Desa Owata dan Desa Mongiilo di Kecamatan Bulango Ulu. 

Sementara untuk wilayah Kecamatan Bulango Utara, kondisi serupa terlihat di Desa Tuloa, meski baru sebagian kecil warga yang mulai meninggalkan lokasi.

Ketiga desa tersebut berada di jalur utama proyek infrastruktur besar Gorontalo yang dirancang memiliki kapasitas tampung total mencapai 140,95 juta meter kubik. 

Penghapusan tiga kampung ini dari peta wilayah terpaksa dilakukan demi memberikan manfaat yang lebih luas, seperti ketahanan pangan dan pengendalian banjir.

Pembangunan bendungan terbesar di Gorontalo ini otomatis mengubah peta sosial masyarakat setempat. 

Warga yang sebelumnya hidup bertetangga kini harus tersebar ke berbagai daerah baru dengan pilihan lokasi yang beragam:

Kawasan Perkotaan: Sebagian warga memilih pindah ke sejumlah kompleks perumahan di Kota Gorontalo dan wilayah lain di Kabupaten Bone Bolango.

Sebagian menetap di Desa Bulotalangi, Kecamatan Bulango Timur, agar tetap dekat dengan lingkungan yang mereka kenal.

Warga yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani memilih bertahan dengan membangun rumah baru di area yang lebih tinggi dan aman dari genangan, atau masuk lebih jauh ke pelosok yang tidak terdampak.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved