Rabu, 11 Maret 2026

Sampah di Bone Bolango

Warga Keluhkan Sampah di Saluran Air Tilongkabila Gorontalo, Bau Busuk Menyengat

Warga mengeluhkan tumpukan sampah di pinggir jalan dan saluran air di Desa Tambo'o Kecamatan Tilongkabila

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Warga Keluhkan Sampah di Saluran Air Tilongkabila Gorontalo, Bau Busuk Menyengat
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
BAU BUSUK - Tumpukan sampah di pinggir jalan dan saluran air di Desa Tambo'o Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Kamis (29/01/2029) 

Jalur ini kerap digunakan masyarakat menuju kawasan permukiman, perkantoran, hingga pusat aktivitas ekonomi.

caption: BAU BUSUK - Tumpukan sampah di pinggir jalan dan saluran air di Desa Tambo'o Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Kamis (29/01/2029)
caption: BAU BUSUK - Tumpukan sampah di pinggir jalan dan saluran air di Desa Tambo'o Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo pada Kamis (29/01/2029) (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Bone Bolango, Lukman Daud, mengakui penanganan sampah masih menghadapi sejumlah keterbatasan.

“Penanganan sampah ini memang harus diselesaikan secara arif dan bijaksana, karena kami menghadapi keterbatasan armada, tenaga kerja, dan pendukung lainnya,” ujar Lukman saat ditemui di ruangnya. 

Ia menjelaskan, saat ini DLHPP Bone Bolango hanya memiliki sekitar empat armada aktif, sementara beberapa unit lainnya masih dalam kondisi rusak dan menjalani perbaikan. 

Bahkan, pada waktu tertentu hanya tiga armada yang beroperasi.

Lukman menyebut, penanganan sampah di beberapa titik, termasuk Tilongkabila, dilakukan secara bertahap. 

Untuk sampah yang telah dikumpulkan dan dikarung, pihaknya siap mengangkut.

“Kalau sampahnya sudah dikumpulkan seperti di sekitar SMP di Tilongkabila, tentu kami angkut. Tapi yang masih berserakan, itu perlu kerja sama masyarakat dan pemerintah desa setempat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Tilongkabila masuk dalam wilayah prioritas penanganan sampah bersama wilayah ibu kota kabupaten dan jalur lintasan utama lainnya.

“Penanganan sampah ini tidak bisa hanya dibebankan ke dinas. Kesadaran masyarakat sangat menentukan. Jangan membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

DLHPP Bone Bolango, lanjut Lukman, menargetkan setiap armada pengangkut sampah dapat beroperasi minimal dua kali dalam sehari. 

Selain itu, pemerintah daerah juga berencana mengaktifkan patroli sampah untuk menjangkau titik-titik layanan publik.

“Penanganan sampah tidak boleh diefisiensi karena menyangkut kesehatan lingkungan,” katanya.

Ia berharap masyarakat dapat mengelola sampah sejak dari sumbernya, seperti mengemas sampah dengan baik dan menempatkannya di lokasi yang telah ditentukan.

“Setiap orang bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkannya,” ujarnya.

Selain di Desa Tambo'o Kecamatan Tilongkabil terdapat juga sampah di SMP 1 Tilongkabila dan juga di kawasan lapak-lapak di Center Point yang harus diangkut. (*/Jefry)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 11 Maret 2026 (21 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:08
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved