Profil Tokoh

Sosok Noni Tabito, Lulusan Tata Busana Jadi Ketua Pengadilan Agama Suwawa Gorontalo

Dari bangku jurusan Tata Busana di SMK Negeri 2 Gorontalo, Noni Tabito kini menapaki karier gemilang sebagai Ketua Pengadilan Agama Suwawa

|
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab

Ringkasan Berita:
  • Noni Tabito berasal dari keluarga sederhana di Kota Gorontalo
  • Lulus tahun 2006, langsung mengikuti seleksi calon hakim
  • Sejak November 2024, Noni Nabito menjabat Ketua Pengadilan Agama Suwawa, Bone Bolango

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Dari bangku jurusan Tata Busana di SMK Negeri 2 Gorontalo, Noni Tabito kini menapaki karier gemilang sebagai Ketua Pengadilan Agama Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Perjalanan hidupnya menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi tidak menghalangi seseorang untuk meraih posisi puncak di dunia hukum.

Noni Tabito adalah perempuan asli Gorontalo yang lahir dan besar di Kelurahan Tamalate, Kota Gorontalo. Ia berasal dari keluarga sederhana dan menempuh pendidikan dasar di SDN 66 Kota Timur (dulu SDN 34 Kota Selatan), lalu melanjutkan ke SMP Negeri 1 Kabila, Bone Bolango.

Saat masuk sekolah menengah atas, Noni memilih jurusan Tata Busana di SMK Negeri 2 Gorontalo. Keputusan itu bukan karena minat semata, melainkan keterbatasan ekonomi keluarga.

“Saya berasal dari keluarga yang kurang mampu. Waktu itu saya tidak berpikir untuk kuliah, yang penting setelah lulus bisa langsung bekerja dan membantu orang tua,” ujarnya dalam Tribun Podcast yang dipandu oleh jurnalis TribunGorontalo.com, Jefry Potabuga, Kamis (8/1/2026).

Meski bersekolah di SMK, prestasi akademiknya tetap menonjol, terutama dalam mata pelajaran matematika.

Kesempatan kuliah datang melalui penjaringan siswa berprestasi IKIP Negeri Gorontalo (kini UNG). Awalnya, Noni ragu karena biaya. 

Namun dorongan guru membuatnya berani melanjutkan pendidikan di IAIN Sultan Amai Gorontalo, Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Syariah. Di sinilah ia mulai mengenal hukum Islam, hukum keluarga, hingga hukum acara peradilan agama.

“Jujur, waktu itu saya sama sekali tidak punya bayangan akan menjadi hakim. Saya kuliah hanya untuk belajar dan bertahan hidup,” ungkapnya.

Baca juga: Golkar Gorontalo Dukung Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, PDIP Tegas Menolak

Awal Karier Kehakiman

Lulus pada 2006, Noni mengikuti seleksi calon hakim setelah terbitnya UU No. 3 Tahun 2006. Ia dinyatakan lulus dalam satu kali pengangkatan.

Kariernya dimulai di Pengadilan Agama Sungguminasa, Sulawesi Selatan, pada 2010. Masa itu penuh tantangan karena ia harus bertugas dalam kondisi hamil muda dan jauh dari keluarga.

Setelah bertugas di Pengadilan Agama Limboto (2012–2017) dan Tilamuta, Noni dipercaya menjadi wakil ketua pada 2018. Kariernya terus menanjak hingga dipromosikan sebagai Ketua Pengadilan Agama Kwandang (2022), lalu kembali ke Bone Bolango sebagai Ketua Pengadilan Agama Suwawa pada November 2024.

Dalam menangani perkara, khususnya perkara keluarga, Noni menekankan pentingnya empati.

“Bagi saya, pengadilan itu seperti rumah sakit. Yang datang bukan orang yang baik-baik saja, tapi orang yang sedang sakit batinnya.

Karena itu, pendekatannya harus dengan hati,” jelasnya.

Baginya, keadilan bukan sekadar putusan hukum, melainkan juga menjaga sisi kemanusiaan agar perkara keluarga bisa diselesaikan secara damai.

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 24 Februari 2026 (6 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:04
‘Ashr 15:19
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:16

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved