Kamis, 5 Maret 2026

WNA Jatuh di Lombongo

Sosok Johannes Antonie Hengeveld, WNA Jatuh di Air Terjun Lombongo Gorontalo

Johannes Antonie Hengeveld (68), terjatuh di Air Terjun Lombongo, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sosok Johannes Antonie Hengeveld, WNA Jatuh di Air Terjun Lombongo Gorontalo
TribunGorontalo.com/Hand Over
SOSOK KORBAN -- Johannes (69) saat mendapatkan perawatan intensif. WNA asal Belanda ini berhasil dievakuasi usai terjatuh di dasar Air Terjun Lombongo, Gorontalo. 

Kepala Pos Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) Desa Lombongo, Ferdy Podungge, menjelaskan bahwa rombongan wisatawan memulai perjalanan dari pemandian air panas sekitar pukul 09.00 Wita. Mereka tiba di lokasi air terjun sekitar pukul 12.00 Wita.

Saat berada di lokasi, korban dan rombongan sempat berfoto. Namun, nahas menimpa Johannes saat ia berjalan di atas sebuah batu besar setinggi kurang lebih 1 meter, terpeleset, dan jatuh ke air. 

Akibatnya, Johannes mengalami patah tulang di paha kiri dan luka memar di siku tangan kanan.

Proses evakuasi korban berlangsung alot dan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak. 

Johannes dievakuasi menggunakan tandu oleh personel gabungan, termasuk Basarnas Provinsi Gorontalo, Sar Dit Sabhara Polda Gorontalo, dan masyarakat setempat. 

Korban, yang saat itu didampingi istrinya, Martina Jacoba Maria, akhirnya berhasil dibawa keluar lokasi pada pukul 21.55 Wita. 

Korban langsung dilarikan menggunakan ambulans ke RSUD Aloei Saboe untuk penanganan medis lebih lanjut.

Proses evakuasi memakan waktu

KORBAN KECELAKAAN -- Johannes, WNA asal belanda saat menjalani perawatan di RSUD Aloei Saboe Gorontalo. Johannes terpeleset jatuh di dasar Air Terjun Lombongo.
KORBAN KECELAKAAN -- Johannes, WNA asal belanda saat menjalani perawatan di RSUD Aloei Saboe Gorontalo. Johannes terpeleset jatuh di dasar Air Terjun Lombongo. (TribunGorontalo.com/Hand Over)

Proses evakuasi warga negara asing (WNA) asal Belanda, berlangsung alot. 

Korban yang akrab disapa Hans ini mengalami patah tulang paha kiri setelah terpeleset di bebatuan licin.

Tim gabungan berjuang selama hampir delapan jam untuk mengevakuasinya dari medan yang sulit.

Menurut Kepala Kantor SAR Gorontalo, Heriyanto, pihaknya menerima laporan kecelakaan pada Jumat (12/9/2025) pukul 11.00 WITA.

Johannes yang datang bersama rombongan 19 wisatawan dan seorang pemandu, terjatuh di dasar air terjun.

Kondisi ini diperparah oleh cuaca hujan deras yang membuat jalur menuju lokasi semakin berbahaya.

Operasi evakuasi dimulai sekitar pukul 14.30 Wita melibatkan tim SAR, kepolisian, TNI, petugas Taman Nasional, dan masyarakat setempat.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:13
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved