Selasa, 2 Juni 2026

Pemkab Boalemo

Buka Pembinaan Aparat Desa dan BPD, Rum Pagau Tegaskan Boalemo Harus Berubah

Pemerintah Daerah (Pemda) Boalemo melaksanakan kegiatan Pembinaan Aparat Kecamatan, Aparat Desa, dan BPD yang digelar di BPU Kantor Camat Tilamuta

Tayang:
Penulis: Rahmat Hambali | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Buka Pembinaan Aparat Desa dan BPD, Rum Pagau Tegaskan Boalemo Harus Berubah
TribunGorontalo.com
PEMBINAAN APARAT -- Bupati Boalemo, Rum Pagau membuka kegiatan Pembinaan Aparatur Kecamatan, Desa, dan BPD yang digelar di BPU Kantor Camat Tilamuta, Selasa 2 Juni 2026.(Sumber : TribunGorontalo/Rahmat Hambali) 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Boalemo Rum Pagau membuka kegiatan pembinaan aparat kecamatan, desa, dan BPD di Kecamatan Tilamuta
  • Rum Pagau menyebut sejumlah program prioritas nasional akan hadir di Boalemo 
  • Ia juga mendorong masyarakat mengembangkan tanaman tahunan sebagai investasi jangka panjang 

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo - Pemerintah Daerah (Pemda) Boalemo melaksanakan kegiatan Pembinaan Aparat Kecamatan, Aparat Desa, dan BPD yang digelar di BPU Kantor Camat Tilamuta, Selasa (02/06/2026).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Bupati Boalemo, Sekretaris Daerah (Sekda) Boalemo, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPS Boalemo, Camat Tilamuta, seluruh kepala desa, kepala dusun, serta koordinator dasawisma.

Dalam sambutannya, Bupati Boalemo Rum Pagau menekankan peran penting pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa dalam upaya penyelenggaraan program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baca juga: Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Action Terapkan H2PB, Tanggul Didingga Langsung Diperbaiki

"Beberapa program prioritas seperti SRU (Sekolah Rakyat Unggulan) ditempatkan di Kecamatan Wonosari, SRN ditempatkan di Kecamatan Paguyaman, SMA Garuda dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kecamatan Tilamuta, semuanya berada di Kabupaten Boalemo," ungkap Rum.

Menurut Rum, seluruh pihak patut bersyukur karena pemerintah pusat saat ini memberikan perhatian khusus kepada masyarakat kurang mampu, terutama yang masuk kategori desil 1 dan desil 2.

"Jika ini semua sudah berjalan di Boalemo, insyaallah akan mengubah kehidupan, terutama anak-anak kita menjadi pintar dan pendapatan per kapita menjadi meningkat," tambah Bupati Boalemo.

Hal tersebut merupakan perhatian pemerintah di bidang pendidikan. Namun, jika desil 1 dan desil 2 sudah mendapatkan perhatian, maka kelompok masyarakat lainnya juga perlu menjadi perhatian bersama.

Bupati Boalemo meminta seluruh kepala desa untuk mendata masyarakat kurang mampu di wilayahnya masing-masing, mengingat Boalemo masih menjadi daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Provinsi Gorontalo.

"Kabupaten Boalemo merupakan kabupaten yang paling banyak memproduksi jagung di Provinsi Gorontalo, sekitar 300-500 ribu ton dalam setahun," tuturnya.

Ia menilai kondisi tersebut tidak berimbang. Semestinya, dengan produksi jagung yang besar, masyarakat juga menikmati tingkat kesejahteraan yang lebih baik. Namun, faktanya masih berbeda.

"Karena begitu keadaannya saat ini, maka kita harus berubah," tegas Rum.

Rum menambahkan, pemerintah daerah telah mencanangkan program unggulan berupa pengembangan tanaman tahunan, seperti kelapa sawit, durian, kakao, jambu mente, dan pala.

"Menanam tanaman tahunan itu sama seperti kita menabung ratusan juta," tutup politisi NasDem tersebut dalam sambutannya. (*/Rahmat)

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved