Wisata Gorontalo

Gorontalo Masuk Percontohan Pariwisata Ramah Muslim, Pertama Dinilai IMTI

Untuk pertama kalinya, Gorontalo ditetapkan sebagai salah satu provinsi percontohan dalam program Indonesia Muslim Travel Index (IMTI).

Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
WISATA GORONTALO -- Tim Dari Kemenparekraf dan minta lainnya melakukan visitasi di Benteng Otanaha Kota Gorontalo, Minggu (24/8/2025). Gorontalo masuk dalam 15 daerah percontohan Pariwisata Ramah Muslim. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Untuk pertama kalinya, Gorontalo ditetapkan sebagai salah satu provinsi percontohan dalam program Indonesia Muslim Travel Index (IMTI).

Penilaian ini dilakukan langsung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, bersama Bank Indonesia, serta sejumlah mitra strategis. 

IMTI berfungsi sebagai tolok ukur untuk memastikan setiap destinasi wisata menyediakan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan muslim. Penilaian ini mencakup beberapa aspek penting, yaitu:

- Ketersediaan tempat ibadah, seperti musala atau masjid.

- Informasi yang jelas mengenai arah kiblat di hotel atau tempat penginapan.

- Penyediaan makanan dan minuman yang sudah memiliki sertifikat halal.

- Layanan lain yang mendukung kenyamanan wisatawan muslim.

IMTI mengunjungi beberapa destinasi wisata unggulan selama dua hari untuk melakukan visitasi.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf RI, Heriyanto, menyatakan bahwa Gorontalo kini masuk dalam daftar 15 provinsi percontohan pariwisata ramah muslim.

“Ini adalah pertama kalinya Gorontalo menjadi percontohan. Program ini akan menjadi model untuk pengembangan segmen pariwisata ramah muslim ke depannya,” ujar Heriyanto saat diwawancarai oleh TribunGorontalo.com, Minggu (24/8/2025).

Menurut Heriyanto, potensi wisata ramah muslim sangat besar. Berdasarkan data Global Muslim Travel Index (GMTI), jumlah wisatawan muslim di seluruh dunia mencapai dua miliar orang. Indonesia bahkan pernah menempati peringkat pertama dunia pada 2023–2024, setara dengan Malaysia.

Namun, posisi Indonesia saat ini turun ke peringkat kelima bersama Qatar. 

Peringkat teratas ditempati oleh Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Malaysia. Untuk mengejar ketertinggalan ini, pemerintah pusat kini berfokus pada penguatan destinasi-destinasi di daerah, termasuk Gorontalo.

“Gorontalo menjadi bagian penting dari upaya penguatan pariwisata ramah muslim di Indonesia secara keseluruhan,” tegasnya.

Selama berada di Gorontalo, tim Kemenparekraf mengunjungi beberapa tempat populer, seperti destinasi Hiu Paus Botubarani, Benteng Otanaha, dan Danau Perintis. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved