Warga Gorontalo Disekap
Kronologi Agus Hilimi Kabur dari Sindikat Scammer Kamboja hingga Jadwal Kepulangan ke Gorontalo
Agus Hilimi (28), pemuda asal Desa Tolotio, korban dugaan penyekapan oleh sindikat penipuan online atau scammer di Kamboja melarikan diri
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/tiket-pesawat-dan-Agus-Hilmi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Agus Hilimi (28), pemuda asal Desa Tolotio, Kabupaten Gorontalo, korban dugaan penyekapan oleh sindikat penipuan online atau scammer di Kamboja akhirnya berhasil melarikan diri.
Ia kini berada dalam perlindungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja dan akan segera kembali ke Tanah Air.
Agus berhasil kabur dari markas sindikat dan tiba di KBRI sekitar pukul 10.00 Wita pada Rabu (27/8/2025). Ia dibantu oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di Kamboja.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Desa Tolotio, Sandra Djafar Biu.
"Dia (Agus) telah berhasil melarikan diri ke KBRI," ungkap Sandra kepada TribunGorontalo.com, pada Rabu (27/8/2025) malam.
Kepulangan Agus tidak terlepas dari bantuan banyak pihak.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo, sejumlah legislator, serta organisasi Apdesi Merah Putih Gorontalo bergotong royong menggalang dana untuk membiayai tiket pesawatnya.
Rencananya, Agus akan terbang dari Phnom Penh, Kamboja, menuju Jakarta pada Jumat (29/8/2025) sore.
Setibanya di Jakarta, ia akan disambut oleh legislator Algazali Katili sebelum melanjutkan perjalanan ke Gorontalo untuk berkumpul kembali dengan keluarganya.
Sosok Agus Hilimi
Agus Hilimi, pria berusia 28 tahun, adalah warga Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.
Ia merupakan anak bungsu dari lima bersaudara.
Saat ini Agus tinggal bersama ibunya karena ayahnya sudah meninggal.
Semua saudaranya sudah menikah, dan hanya ia yang belum.
Kronologi Agus Terjebak Sindikat
Kasus ini terungkap ketika Agus, yang dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi di Thailand.