Rabu, 4 Maret 2026

Berita Internasional

Will Smith Dituding Gunakan Video AI untuk Gambarkan Kerumunan Fans di Tur Inggris

Aktor sekaligus rapper Hollywood, Will Smith, tengah jadi sorotan setelah dituding menggunakan rekaman berbasis kecerdasan buatan (AI)

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Will Smith Dituding Gunakan Video AI untuk Gambarkan Kerumunan Fans di Tur Inggris
Doc Will
MANIPULASI AI -- Video yang diduga AI ini digunakan Will Smith dalam video clip promosinya. Ia pun dapat hujatan netizen. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Aktor sekaligus rapper Hollywood, Will Smith, tengah jadi sorotan setelah dituding menggunakan rekaman berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam video promosi tur musim panasnya.

Smith membuka rangkaian tur Inggris bertajuk Based on a True Story di Scarborough, Minggu (24/8/2025), sebagai bagian dari promosi album terbarunya dengan nama yang sama.

Menjelang konser tersebut, akun resmi YouTube miliknya mengunggah video berjudul: “My favourite part of tour is seeing you all up close. Thank you for seeing me too.”

Namun, alih-alih mendapat pujian, video itu justru menuai kritik keras dari para penonton.

Mereka menilai rekaman yang menampilkan fans menangis, berteriak, hingga mengangkat poster buatan tangan itu terlihat sarat manipulasi AI.

Beberapa cuplikan menunjukkan wajah penonton yang tampak buram atau terdistorsi, tangan dengan bentuk aneh bahkan ada yang terlihat memiliki enam jari.

Ada pula adegan ketika buku jari seorang pria menyatu dengan poster bertuliskan: “‘You Can Make It’ helped me survive cancer. THX Will.” Di depannya, seorang perempuan tampak menggenggam tangan pria itu, namun ikat kepala penonton lain justru menempel aneh di pergelangannya.

Pengguna YouTube ramai-ramai mengomentari unggahan tersebut. Banyak yang menuduh bintang The Fresh Prince of Bel-Air itu menampilkan “kerumunan palsu buatan AI”.

“Bayangkan sudah sekaya dan seterkenal ini, tapi masih pakai video AI untuk kerumunan… tragis, bro,” tulis seorang kritikus.

Komentar lain menyoroti kualitas video yang disebut sebagai hasil rekaman ponsel dengan resolusi rendah lalu dipoles AI secara berlebihan.

“Videografer itu ada, kenapa harus tinggalkan hasil kerja berkualitas untuk tontonan murahan seperti ini?” tulis pengguna lain.

Bahkan, seorang penggemar menegaskan: “Jangan salah, jelas terlihat banyak orang di kerumunan punya enam jari, wajah kabur, mata aneh. Hampir semua klip penonton itu buatan AI.”

Kasus ini menambah panjang kontroversi penggunaan AI di industri musik.

Sebelumnya, awal Agustus lalu, rocker Inggris Rod Stewart juga dihujani kritik setelah menampilkan video penghormatan untuk mendiang Ozzy Osbourne yang disebut tak pantas.

Dalam konsernya di Georgia, Stewart memutar montase visual AI menampilkan Osbourne berfoto bersama musisi legendaris lain yang sudah wafat, seperti Tina Turner, Prince, Bob Marley, Michael Jackson, dan Kurt Cobain.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved