Informasi Kesehatan
Gejala Diabetes Sering Muncul Setelah Jam 10 Malam, Ini Cara Mengendalikannya
Tanpa disadari, gejala diabetes justru sering muncul setelah pukul 10 malam, yang kerap mengganggu kualitas tidur dan memperburuk kondisi kesehatan.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Penyakit diabetes merupakan kondisi kronis yang harus dikendalikan seumur hidup. Salah satu tantangan terbesar bagi para penderita diabetes adalah menjaga kadar gula darah tetap stabil, terutama saat malam hari.
Tanpa disadari, gejala diabetes justru sering muncul setelah pukul 10 malam, yang kerap mengganggu kualitas tidur dan memperburuk kondisi kesehatan.
Malam hari menjadi waktu krusial karena tubuh mulai mengalami perubahan metabolisme dan ritme biologis.
Jika tidak ditangani dengan benar, kadar gula darah bisa melonjak atau justru turun drastis saat tubuh sedang beristirahat.
Diabetes adalah penyakit kronis yang tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, namun dapat dikendalikan dengan gaya hidup yang tepat.
Kondisi ini ditandai dengan terganggunya proses penyerapan glukosa sehingga kadar gula dalam darah meningkat, yang dikenal sebagai hiperglikemia.
Baca juga: BREAKING NEWS: Mayat Lansia Ditemukan di Rawa Bone Bolango Gorontalo
Baca juga: PLN Jamin Pasokan Listrik Andal Selama Kunjungan Wapres Gibran di Poso Pascagempa
Penderita diabetes harus terus memantau kadar gula darah, termasuk di malam hari, karena pada waktu inilah sering muncul gejala-gejala yang tidak disadari.
Beberapa tanda diabetes di malam hari antara lain:
- Sering buang air kecil
- Sulit tidur atau insomnia
- Keringat berlebih
- Mulut kering disertai rasa haus
- Sindrom kaki gelisah
- Rasa lelah berlebihan
- Penglihatan kabur
- Sakit kepala.
Gejala-gejala ini biasanya mulai menonjol setelah pukul 10 malam dan bisa mengganggu kualitas istirahat.
Untuk membantu mengelola kadar gula darah agar tetap stabil di malam hari, berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
1. Ikuti Rutinitas Tidur Teratur
Tidur dan bangun di jam yang sama setiap hari membantu mengatur jam biologis tubuh. Rutinitas tidur yang konsisten dapat berkontribusi dalam menjaga kestabilan kadar gula darah.
2. Pilih Pola Makan yang Tepat
Makanan sebelum tidur sangat memengaruhi kondisi gula darah sepanjang malam.
Hindari camilan manis atau makanan berat menjelang tidur karena bisa memicu lonjakan gula. Sebagai gantinya, konsumsi camilan sehat tinggi serat dan rendah karbohidrat, seperti kacang-kacangan atau sayuran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Pemeriksan-Penyakit-Diabetes-xcmnv.jpg)