PLN
Gubernur Sulawesi Tengah Resmikan Infrasturktur Ketenagalistrikan Sekala Besar Pertama di Morowali
Dua hari setelah peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Sulawesi Tengah menerima kado istimewa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PLN-Morowali-akhirnya-punya-infrastruktur-listrik-skala-besar.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Dua hari setelah peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Sulawesi Tengah mendapat kado istimewa berupa peresmian infrastruktur ketenagalistrikan pertama berskala besar di Kabupaten Morowali sejak Indonesia merdeka.
Momen bersejarah itu ditandai dengan pengoperasian sejumlah proyek strategis yang memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi, sebagai wujud nyata hadirnya energi andal, merata, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Acara peresmian berlangsung di Gardu Induk (GI) 150 kV Bungku, Kabupaten Morowali, dan dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi sekaligus mendengarkan penjelasan dari General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, mengenai cakupan pembangunan.
Juga bagaimana dampak langsung bagi masyarakat, serta rencana jangka panjang pengembangan infrastruktur kelistrikan di Sulawesi Tengah.
Adapun infrastruktur yang diresmikan meliputi:
1.SUTT 150 kV Kolonedale – Tentena
2.SUTT 150 kV Kolonedale – Bungku
3.GI 150 kV Kolonedale 30 MVA
4.GI 150 kV Bungku 30 MVA
Gubernur Anwar Hafid menegaskan pembangunan ini bukan sekadar proyek kelistrikan, melainkan tonggak sejarah baru bagi masyarakat Morowali dan Sulawesi Tengah.
“Hari ini bukan hanya peresmian proyek, tetapi peristiwa bersejarah. Sejak kemerdekaan, baru kali ini Morowali memiliki infrastruktur listrik skala besar. Ini adalah simbol kemerdekaan yang sesungguhnya, listrik yang menerangi masa depan,” tegas Anwar Hafid.
Sementara itu, GM PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menekankan bahwa peresmian ini adalah wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan listrik yang lebih kuat, tangguh, dan berkelanjutan.
“Momentum ini bukti nyata bahwa kemerdekaan tidak hanya sebuah simbol, tetapi juga menambah jumlah masyarakat yang menerima manfaat energi listrik. Belum lagi potensi peningkatan sektor bisnis dan industri yang akan terus tumbuh seiring bertambahnya pasokan listrik yang dapat dikirim ke Morowali dan Morowali Utara,” jelas Wisnu.
Ia menambahkan, hingga saat ini jumlah pelanggan PLN di Provinsi Sulawesi Tengah mencapai 1.030.695 pelanggan, atau setara 18 persen dari total pelanggan PLN di Pulau Sulawesi, mencakup rumah tangga, bisnis, industri, pemerintah, hingga sosial.
Adapun total serapan daya listrik rata-rata per bulan tercatat sebesar 210,56 MW.
Peresmian ini sekaligus menjadi kado manis HUT ke-80 Republik Indonesia, melambangkan semangat kemerdekaan yang diwujudkan dalam pembangunan infrastruktur vital yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.
(*)
| PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Sumut 100 Persen, Kecamatan Sorkam Terakhir |
|
|---|
| 500 Personel PLN Dikerahkan ke Lokasi Tower Terdampak, Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan di Aceh |
|
|---|
| PLN Bantu Korban Banjir Aceh, Salurkan Logistik hingga Genset |
|
|---|
| PLN Gandeng Indosat, Dorong Digitalisasi SPKLU dan Transformasi Layanan Energi |
|
|---|
| Roots Of Energy: PLN Tanam 3.700 Pohon di Sulawesi Utara pada Hari Menanam Pohon Indonesia 2025 |
|
|---|