Bocah Hanyut di Gorontalo

Kronologi Bocah 14 Tahun Arya Husain Hanyut di Sungai Bolango Gorontalo

Seorang bocah bernama Arya Husain (14), warga Desa Luwoo, Kabupaten Gorontalo, dilaporkan hanyut di Sungai Bolango pada Selasa (19/8/2025

Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
JEMBATRAN -- Titik hilangnya Arya Husain terseret air Sungai Bolango, Gorontalo, Selasa (19/8/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Seorang bocah bernama Arya Husain (14), warga Desa Luwoo, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, dilaporkan hanyut di Sungai Bolango pada Selasa (19/8/2025) sore.

Identitas korban dikonfirmasi oleh Kepala Desa Luwoo, Ibrahim Rahman, yang mewakili pihak keluarga.

Ibrahim menyebut, keluarga masih dalam kondisi trauma dan belum bisa memberikan keterangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Ibrahim, peristiwa bermula sekitar pukul 16.30 Wita.

Saat itu, Arya bersama rekannya, Fikri, mendatangi Jembatan Jodoh di Jalan Ahmadi Hiola, Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.

Keduanya datang untuk mengecek ketinggian air setelah mendengar kabar debit Sungai Bolango meningkat.

Setelah berada di lokasi, Arya memutuskan turun ke sungai dengan kondisi tanpa busana.

Pakaian korban diketahui masih tertinggal di atas jembatan. Tak lama berselang, tubuh Arya terseret arus deras.

Fikri yang panik berusaha menolong dengan mengulurkan tangan.

Ia sempat berhasil memegang tangan Arya, namun genggamannya terlepas dan korban akhirnya hanyut terbawa arus.

Itu menjadi momen terakhir korban terlihat.

Fikri kemudian bergegas kembali ke Desa Luwoo untuk melaporkan kejadian tersebut.

Laporan baru diterima warga sekitar pukul 16.00 Wita.

Diperkirakan Arya sudah tenggelam sejak pukul 15.30 Wita, mengingat jarak tempuh dari lokasi kejadian ke desa membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Tim SAR mulai melakukan penyisiran di sekitar Sungai Bolango sejak pukul 17.00 Wita.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian.

Perlu diketahui, Sungai Bolango memang sudah kerap memakan korban.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved