Bocah Hanyut di Gorontalo
Detik-detik Muhamad Hanyut di Sungai Bulago Gorontalo Diceritakan Lengkap oleh Keluarga
Suasana duka masih menyelimuti rumah duka almarhum Awal Mohammad (10), bocah yang hanyut di Sungai Bolango,
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENEMUAN-BOCAH-Awal-Mohammad-bocah-berusia-10-tahun.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Suasana duka masih menyelimuti rumah duka almarhum Awal Mohammad (10), bocah yang hanyut di Sungai Bolango, Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.
Korban ditemukan meninggal dunia pada Selasa malam (14/10/2025) sekitar pukul 19.15 Wita oleh tim SAR Gabungan, setelah dua hari dilakukan pencarian intensif.
Pagi tadi, Rabu (15/10/2025) pukul 08.00 Wita, jenazah Awal dimakamkan di pemakaman umum tak jauh dari rumah keluarganya.
Sejak pagi hingga siang, warga masih berdatangan menyampaikan belasungkawa.
Pantauan TribunGorontalo.com hingga siang hari, suasana duka masih terasa. Banyak warga yang hadir adalah orang-orang yang juga ikut berjaga dan menyaksikan proses pencarian semalam.
Kronologi Awal Kejadian
Ditemui usai pemakaman, Setiawan, salah satu keluarga korban, menceritakan kembali kronologi dan proses pencarian yang dilakukan sejak awal.
Menurutnya, kejadian bermula pada Senin sore (13/10/2025) sekitar pukul 15.00 Wita. Saat itu, cuaca di kawasan Tenilo sedang mendung dan sempat turun hujan.
Awal bersama dua rekannya keluar rumah dengan tujuan mencari layang-layang yang putus dan jatuh di sekitar bantaran Sungai Bolango.
“Awalnya mereka cuma cari layang-layang yang jatuh tapi karena posisi layang-layang itu dekat dengan tepi sungai, mereka agak turun ke bawah. Di situ arusnya lagi deras," ujarnya.
Tanpa disadari, pijakan tanah di tepi sungai licin. Ketiganya kemudian terpeleset ke dalam air. Dua teman Awal berhasil menyelamatkan diri, namun Awal terseret arus cukup kuat.
"Dia (Awal) memang tidak bisa berenang, jadi waktu jatuh langsung terseret. Anak-anak yang lain sempat panik dan teriak minta tolong,” kata Setiawan.
Warga sekitar yang mendengar teriakan segera berlari menuju lokasi. Namun karena arus deras dan kondisi air keruh, tubuh Awal langsung hilang terbawa arus.
Proses Pencarian dan Usaha Keluarga
Laporan kepada tim SAR diterima menjelang pukul 17.30 Wita. Pencarian awal dilakukan oleh Basarnas Gorontalo, BPBD, dan Polairud, dibantu warga sekitar.