Minggu, 22 Maret 2026

Bocah Hanyut di Gorontalo

Sampah Hanyut Jadi Petunjuk Penemuan Mayat Awal Muhammad di Kawasan Talumolo Gorontalo 

Setelah lebih dari sehari pencarian tanpa hasil, keluarga akhirnya menemukan jenazah bocah 10 tahun, Awal Mohamad, yang hanyut di Sungai Bulango. 

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Sampah Hanyut Jadi Petunjuk Penemuan Mayat Awal Muhammad di Kawasan Talumolo Gorontalo 
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
FOTO STOK -- Potret Sungai Bulango, Saat Tim SAR Melakukan Pencairan Korban Tenggelam. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Setelah lebih dari sehari pencarian tanpa hasil, keluarga akhirnya menemukan jenazah bocah 10 tahun, Awal Mohamad, yang hanyut di Sungai Bulango

Namun siapa sangka, penemuan itu justru berawal dari tumpukan sampah dan eceng gondok yang terbawa arus di muara sungai kawasan Talumolo, Rabu (15/10/2025) malam.

Hal itu terungkap dalam pengakuan salah satu keluarga korban dalam segmen Saksi Kata TribunGorontalo.com. 

Sebelumnya sejak pagi hingga sore, pencarian dilakukan oleh Tim SAR, Basarnas Gorontalo, Polairud, BPBD, relawan, dan masyarakat. 

Namun hingga pukul 16.00 Wita, hasilnya nihil. Harapan keluarga mulai menipis, namun mereka tetap bertahan di tepi sungai menunggu keajaiban.

Dari pihak keluarga, Setiawan, bersama empat orang lainnya, memutuskan untuk melanjutkan pencarian secara mandiri. 

Dengan bermodalkan senter, mereka menyusuri kawasan muara sungai di Talumolo.

“Kita dari pihak keluarga berinisiatif mengamati secara langsung di kawasan muara sungai,” ujar Setiawan, keluarga korban yang menemukan jenazah Awal.

Malam itu, air sungai tampak gelap namun keluarga masih berbesar harapan. 

Dalam suasana samar, tiba-tiba Setiawan melihat sesuatu mengapung di antara tumpukan sampah seperti kardus dan eceng gondok. 

“Karena posisinya terlentang dengan baju terangkat terbawa sampah itu, kita hanya mengira itu hanya kardus,” kenangnya.

Namun keyakinan Setiawan semakin kuat ketika melihat bentuk tubuh di antara rerumputan dan sampah yang terseret arus. 

Ia sempat meminta bantuan warga untuk menggunakan perahu, tetapi perahu dalam kondisi rusak. Meski begitu, pencarian tidak dihentikan.

Ia meninggalkan empat rekannya yang mulai memencar, ia sendiri pindah ke kawasan Talumolo. 

Tak lama kemudian, warga berdatangan membantu menerangi area tersebut dengan senter. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved