Kamis, 5 Maret 2026

HUT ke 80 RI

Terlihat Identik, Ini Perbedaan Bendera Merah-Putih Indonesia dan Monako dari Warna hingga Rasio

Meski terlihat serupa karena warnanya yang sama Merah-Putih, bendera Indonesia dan Monako sebetulnya memiliki perbedaan yang menarik untuk disimak.

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Terlihat Identik, Ini Perbedaan Bendera Merah-Putih Indonesia dan Monako dari Warna hingga Rasio
istimewa
PEREDAAN - Dua bendera yang sama-sama menggunakan warna Merah di atas dan Putih di bawah. Namun ini perbedaan yang menarik dari kedua bendera ini 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Meski terlihat serupa karena warnanya yang sama Merah-Putih, bendera Indonesia dan Monako sebetulnya memiliki perbedaan yang menarik untuk disimak.

Jarak kedua negara ini lebih dari 11 ribu kilometer, namun warna merah-putih menjadi simbol penting bagi nasional masing-masing.

Bendera Indonesia memiliki rasio tinggi dan lebar 2:3 sehingga tampilannya lebih memanjang.

Sedangkan bedera Monako menggunakan sario 4:5 yang membuat bentuknya tampak lebih persegi.

Selain itu, warna pada bendera Indonesia pun cenderung lebih cerah dibandingkan Monako yang cenderung gelap.

Baca juga: Rayakan HUT ke-80 RI, Restoran di Indonesia Beri Harga Spesial Mulai dari Rp8 Ribu

Sejarah di balik kedua bendera juga berbeda.

Dilansir dari Kompas.com adapun perbedaan sejarah di balik kedua bendera ini, yang sebenarnya sudah ada sejak ratusan tahun lalu. 

Kilas sejarah di balik bendera Indonesia dan Monako 

Bendera Indonesia 

Bendera merah-putih Indonesia berakar dari kerajaan Majapahit yang berdiri pada abad ke-13. 

Namun, Sang Saka Merah Putih dapat berkibar di langit sebagai simbol Negara Indonesia memiliki sejarah perjuangan yang panjang. 

Melansir Setneg.go.id, Pimpinan Barisan Propaganda Jepang, Hitoshi Shimizu, menyerahkan dua blok kain merah dan putih berbahan katun kepada pemuda Indonesia Chairul Basri pada Oktober 1944. 

Baca juga: Momen Spesial HUT ke-80 RI di Gorontalo Utara: Dihadiri Turis Asing, Program G210 Jadi Sorotan

Itu dilakukan sebagai bagian dari janji Jepang, yang sudah terdesak, akan kemerdekaan Indonesia pada tahun berikutnya. 

Di tangan Ibu Fatmawati, bendera Sang Saka Merah Putih lahir. 

Kain merah dan putih itu dijahit tangan menjadi bendera dengan dua jalur horizontal yang sama lebar. 

Menurut pidato Soekarno pada 1945, warna merah dipilih untuk mewakili kepahlawanan dan kejujuran, lalu putih mewakili kebenaran dan kesucian. 

Desain bendera merah-putih ini secara resmi diadopsi di seluruh negeri pada 17 Agustus 1945, yang merupakan hari kemerdekaan Indonesia

Bendera Monako 

Baca juga: Link Live Streaming Upacara 17 Agustus 2025 di Istana Merdeka, Saksikan HUT ke-80 RI Lewat HP

Penggunaan warna merah dan putih di Monako sudah ada sejak 1297, saat berdirinya Dinasti Grimaldi yang berkuasa, sebagaimana yang dikutip dari Seasia. 

Menurut americanflag, Monako awalnya merupakan bagian dari Italia, kemudian memperoleh kemerdekaan pada 1297 ketika Wangsa Grimaldi menguasai wilayah tersebut dan menetapkannya sebagai kerajaan. 

Pada 1881 di bawah pengarahan Pangeran Charles III, desain bendera merah dan putih ini resmi diadopsi sebagai bendera nasional. 

Kedua warna bendera berasal dari simbol-simbol heraldik Wangsa Grimaldi, seperti perisai mereka yang berwarna merah dan putih. 

Baca juga: 3 Tokoh Pengibaran Pertama Bendera Merah Putih di Hari Kemerdekaan RI 1945

Warna bendera menggambarkan kedaulatan dan keberanian yang ditunjukkan oleh Francois Grimaldi dalam merebut kembali benteng. 

Warna merah mungkin melambangkan darah yang ditumpahkan dalam pertempuran, sementara warna putih melambangkan kejujuran dan kesucian dalam tindakan mereka. (*)

 

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved