Berita Populer
GORONTALO TERPOPULER: Identitas Mayat di Limboto Barat - Yanti Patui Pasarkan Ikan Fufu ke Jakarta
Kumpulan berita peristiwa, human interest story terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Senin, (4/8/2025).
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Berita-populer-4-Agustus-2025.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kumpulan berita peristiwa, human interest story terangkum dalam Gorontalo Terpopuler, Senin, (4/8/2025).
Gorontalo terpopuler ini merupakan berita lokal yang paling banyak dibaca sejak Minggu (3/8) kemarin.
Berita pertama mengenai identitas mayat di Limboto Barat akhrinya terungkap.
Selanjutnya lapangan padel pertama di Gorontalo akan segera dibangun pemerintah.
Ada pula kisah Yanti Patui menjual ikan fufu hingga ke pasar Jakarta.
Berikut tiga berita lokal terpopuler yang telah tayang di TribunGorontalo.com pada 3 Agustus 2025.
Baca juga: Diva Febriani Siswi Calon Paskibraka Tewas Dibunuh Tetangga, Begini Kronologinya
BREAKING NEWS: Identitas Mayat di Limboto Barat Terungkap, Korban adalah Warga Gorontalo Utara
Misteri penemuan mayat laki-laki di sebuah bukit kecil di Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, akhirnya terpecahkan.
Polisi telah memastikan bahwa jasad tersebut adalah Sapa Yusuf, seorang petani berusia 68 tahun. Ia merupakan warga Desa Limbato, Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara.
Kapolsek Limboto Barat, Ipda Icuk Eka, menjelaskan bahwa identitas korban terungkap setelah proses identifikasi dan kesaksian dari keluarga serta warga.
Sapa Yusuf diketahui tinggal bersama saudarinya di Desa Ombulo, Kecamatan Limboto Barat.
Sapa Yusuf dilaporkan hilang sejak Kamis sore, 31 Juli 2025. Keluarga dan warga sempat mencarinya, namun baru ditemukan dalam keadaan meninggal pada Sabtu sore.
Lapangan Padel Pertama di Gorontalo Segera Hadir, Anggaran Rp500 Juta Disiapkan Pemerintah
Kota Gorontalo akan segera memiliki lapangan padel, sebuah fasilitas olahraga baru yang direncanakan dibangun di Taruna Remaja.
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Gorontalo, Zamronie Agus, menjelaskan bahwa dua dari empat lapangan tenis yang ada akan diubah fungsinya menjadi lapangan padel.
Proyek ini dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan perkiraan dana sebesar Rp400-Rp500 juta. Pengerjaan lapangan ini akan dimulai setelah perubahan APBD disahkan.
Desainnya dirancang sebagai lapangan outdoor dengan atap.
Lapangan padel sendiri memiliki ukuran yang lebih kecil dari lapangan tenis, yaitu 10x20 meter, dan dikelilingi oleh dinding kaca atau pagar. Olahraga ini dimainkan oleh dua atau empat orang, di mana bola dapat memantul dari dinding, menciptakan kombinasi unik antara tenis dan squash.
Dari Gorontalo ke Jakarta, Perjuangan Yanti Patui Populerkan Ikan Fufu
Di Jalan Simon Lipoeto, Kelurahan Kayubulan, Limboto, Gorontalo, aroma asap yang menggugah selera menguar dari sebuah lapak sederhana bernama Lapak Bersahabat.
Lapak ini menjual Ikan Fufu atau olahan ikan asap khas Gorontalo yang kini menjadi incaran banyak orang.
Usaha ini dikelola oleh Yanti Patui bersama suami dan dua karyawannya.
Mengandalkan hasil tangkapan nelayan lokal dari pesisir selatan Inengo, Yanti telah menjalankan bisnis ini sejak 2022.
Ikan Fufu buatannya cepat populer, tidak hanya di Gorontalo, tetapi juga menarik minat pembeli dari luar daerah, yakni Jakarta dan berbagai kota di Pulau Jawa.
Setiap hari, Yanti bisa menjual hingga dua dus ikan asap, dengan total berat 100 kilogram.
Ikan yang dijual bervariasi, mulai dari cakalang, kodi-kodi, tuna, hingga deho.
Harga Ikan Fufu ini cukup terjangkau, mulai dari Rp25.000 hingga Rp60.000 per ekor, bergantung pada jenis dan ukurannya.
(TribunGorontalo.com/*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.