Penemuan Mayat di Gorontalo
5 Fakta Kasus Penemuan Mayat di Limboto Barat Gorontalo, Korban Sempat Hilang 2 Hari
Sejumlah fakta terungkap dalam kasus penemuan mayat laki-laki di Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Fakta-fakta-kasus-penemuan-mayat-di-Limboto-Barat.jpg)
"Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dan langsung berkoordinasi dengan Polres dan Polda Gorontalo untuk evakuasi," ujar Icuk kepada TribunGorontalo com, Sabtu.
Saat ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk dan diperkirakan telah meninggal beberapa hari.
Mayat itu tersangkut di pohon yang berada di bukit.
Hasil pemeriksaan awal tim inafis Polres Gorontalo tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
4. Keluarga menolak autopsi
Menurut Kapolsek Limboto Barat, pihak keluarga menolak autopsi terhadap jenazah Sapa Yusuf.
Mereka memilih untuk segera memakamkan jasad almarhum.
Sesuai kesepakatan antara keluarga dan pemerintah desa, almarhum Sapa Yusuf langsung dimakamkan pada malam hari setelah ditemukan, Sabtu (2/8/2025).
Baca juga: GORONTALO TERPOPULER: Identitas Mayat di Limboto Barat - Yanti Patui Pasarkan Ikan Fufu ke Jakarta
5. Viral di media sosial
Penemuan mayat ini sempat mengejutkan warga sekitar.
Banyak yang tidak menyangka bahwa korban adalah Sapa Yusuf, yang dikenal sebagai sosok pendiam dan rajin bekerja.
Sejumlah warga membagikan momen penemuan mayat itu ke media sosial Facebook.
Keluarga berharap masyarakat turut mendoakan kepergian almarhum dengan tenang.
Polisi mengimbau masyarakat segera melapor jika ada anggota keluarga atau warga yang hilang agar proses pencarian bisa dilakukan lebih cepat.
(TribunGorontalo.com/Arianto Panambang/*)