Rabu, 4 Maret 2026

Sejarah Gorontalo

Kisah Pemulangan Manusia Purba Oluhuta Gorontalo ke Museum Purbakala

Setelah sekian lama sejumlah artefak sejarah Gorontalo tersimpan di Manado, upaya pemulangan secara bertahap kini membuahkan hasil.

Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kisah Pemulangan Manusia Purba Oluhuta Gorontalo ke Museum Purbakala
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
JEJAK ARTEFAK - Display Manusia Oluhuta di Museum Purbakala Gorontalo Kamis (13/7/2025). Tengkorak dan potongan tubuh Manusia Oluhuta telah berhasil dibawa pulang oleh Museum Purbakala Gorontalo dari Manado. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Setelah sekian lama sejumlah artefak sejarah Gorontalo tersimpan di Manado, upaya pemulangan secara bertahap kini membuahkan hasil.

Hal ini merupakan bagian dari langkah panjang yang dilakukan oleh UPTD Museum Purbakala Gorontalo, seiring perubahan kelembagaan dari Balai Arkeologi Manado menjadi bagian dari BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).

Proses pengembalian artefak ini tidaklah mudah. Diperlukan pengajuan resmi dari pihak museum, disertai komunikasi intensif dengan pihak terkait di Manado, termasuk Museum Negeri Sulawesi Utara. 

Namun, tekad Museum Gorontalo untuk mengembalikan benda-benda bersejarah milik daerahnya tampaknya tidak main-main.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Museum Purbakala Gorontalo, Melko Salapa, mengungkapkan bahwa tahun 2024 pihaknya telah mengirimkan surat resmi untuk meminta pemulangan artefak asal Gorontalo yang tersimpan di Museum Manado.

"Alhamdulillah, potongan-potongan rangka asli Manusia Oluhuta saat ini sudah berhasil dibawa pulang," ujar Melko kepada TribunGorontalo.com, Kamis (31/7/2025).

Potongan tulang Manusia Oluhuta yang kini telah tiba di Gorontalo mencakup beberapa bagian, meskipun yang masih utuh hanya bagian tengkoraknya.

"Tengkorak dan tulang-tulang itu sudah kita simpan di ruang display," lanjut Melko.

Selain sisa-sisa tulang belulang, artefak lain seperti pemberat pancingan kuno juga turut dipulangkan ke Gorontalo. 

Ini menjadi bukti nyata dari upaya perlahan namun pasti yang dilakukan museum setempat dalam mengembalikan warisan sejarah ke tempat asalnya.

Tidak hanya itu, dua jenis artefak lain juga menjadi fokus perhatian. Di antaranya adalah peninggalan dari Benteng Nasau, sebuah benteng bersejarah yang berdiri di sekitar kawasan asrama polisi di Kota Gorontalo.

Selain peninggalan arkeologi, UPTD Museum Purbakala Gorontalo juga tengah mengupayakan pemulangan benda-benda milik Nani Wartabone, tokoh perjuangan asal Gorontalo yang terkenal. Hal ini disampaikan oleh Merry Arsyad, pemandu dari UPTD Museum Purbakala Gorontalo.

Tengkorak manusia purba di museum purbakala Gorontalo
MANUSIA PURBA -- Tengkorak manusia purba di museum purbakala Gorontalo. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Baca juga: Kronologi Faad Tukang Bakso Dibacok Pria di Kota Gorontalo, Pelaku Suruh Beli Es

"Barang-barang itu seperti kursi dan setelan jas," bebernya.

Merry menegaskan bahwa pihak museum tidak tinggal diam selama ini. Upaya pemulangan benda-benda tersebut bahkan telah dilakukan sejak bertahun-tahun lalu, termasuk melibatkan pejabat tinggi daerah.

"Saya pernah dengar sudah level gubernur yang berusaha, anggota DPRD yang berusaha. Bahkan saya sendiri pernah bertanya di forum kementerian saat ada bimtek," ungkap Merry.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved