Ijazah Jokowi
Demokrat Tegaskan Tak Terlibat Isu Ijazah Jokowi: Kami Punya Rekam Jejak Demokratis
Sekretaris II Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, Yan Harahap, menyebut bahwa partainya tak ada kaitan dengan isu tersebut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kasus-Ijazah-Presiden-Jokowi-xcn.jpg)
Yan pun menyampaikan langkah yang akan ditempuhnya jika ada pihak yang mempertanyakan ijazah dirinya.
Dia menyampaikan, cara untuk mengakhiri polemik ijazah palsu ialah dengan menunjukkan ijazah asli ke publik.
"Tinggal tunjukkan. Selesai perkara. Semua adem, tenteram dan damai Indonesiaku," pungkasnya.
Sebelumnya, soal tokoh politik besar di balik laporan dugaan ijazah Jokowi palsu diungkap Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan.
Baca juga: Kemenag Buka Beasiswa Kursus Bahasa Inggris untuk 300 Guru MI, Daftar Sebelum 31 Juli!
Ia memberi kode, tokoh politik tersebut berbaju biru.
Kasus Ijazah Jokowi
Kasus ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi kembali mencuat dan menjadi sorotan publik.
Tuduhan bahwa ijazah Jokowi palsu telah memicu proses hukum yang cukup panjang dan melibatkan berbagai pihak.
Pemeriksaan & Klarifikasi
• Jokowi telah diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya di Mapolresta Solo pada 23 Juli 2025 selama 3 jam dan menjawab 45 pertanyaan2
• Ia membawa dokumen ijazah asli dari jenjang SD hingga perguruan tinggi sebagai bukti
• Dua ijazah—SMA Negeri 6 Solo dan S1 dari Universitas Gadjah Mada (UGM)—telah disita oleh penyidik untuk keperluan forensik dan persidangan
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com