Rabu, 11 Maret 2026

Ijazah Jokowi

Demokrat Tegaskan Tak Terlibat Isu Ijazah Jokowi: Kami Punya Rekam Jejak Demokratis

Sekretaris II Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, Yan Harahap, menyebut bahwa partainya tak ada kaitan dengan isu tersebut

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Demokrat Tegaskan Tak Terlibat Isu Ijazah Jokowi: Kami Punya Rekam Jejak Demokratis
Twitter/X/Canva
KASUS IJAZAH JOKOWI -- Partai Demokrat membantah tegas tuduhan yang menyebut mereka berada di balik polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.  

TRIBUNGORONTALO.COM -- Partai Demokrat membantah tegas tuduhan yang menyebut mereka berada di balik polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo

Sekretaris II Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) DPP Partai Demokrat, Yan Harahap, menyebut bahwa partainya tak ada kaitan dengan isu tersebut dan justru menyesalkan munculnya tudingan tanpa dasar.

Jokowi juga menyebut ada sosok 'orang besar' yang mem-back up isu tersebut.

Istilah 'orang besar' memiliki beberapa makna tergantung konteksnya, baik secara harfiah maupun kiasan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) 'orang besar adalah orang yang berpangkat tinggi atau memiliki jabatan penting, pejabat atau pembesar atau orang yang sudah dewasa.

"Pak Jokowi ini terlihat mulai berinsinuasi," kata Yan saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (27/7/2025).

Insinuasi adalah bentuk komunikasi yang menyampaikan pesan secara tidak langsung, sering kali berupa sindiran halus atau tuduhan tersembunyi.

Yan pun mempertanyakan, apakah kondisi yang terlihat mulai berinsinuasi itu disebabkan oleh penyakit yang diderita Jokowi semakin parah.

Baca juga: Ramalan Zodiak Capricorn, Aquarius, Pisces Hari ini 28 Juli 2025: Cinta, Karier hingga Keuangan

Namun, dia berharap hal kondisi itu tidak berhubungan dengan sakit yang diderita Jokowi.

"Ada apa? Apakah penyakitnya makin parah, hingga bermetastasis menjadi berinsinuasi? Semoga tidak," ujar mantan calon legislatif (caleg) dari Dapil Sumatera Utara I pada Pemilu 2024 itu.

Yan juga merespons adanya tudingan partai biru yang diarahkan kepada Partai Demokrat, di balik polemik ijazah palsu Jokowi.

Yan menyarakan, perilaku insinuasi dalam komunikasi politik menunjukkan kelemahan argumen substantif. 

Dia menegaskan, SBY dan Partai Demokrat memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga demokrasi dan etika politik.

Ia juga menyentil sosok yang sedang kehilangan pijakan narasi saat ini.

"Publik yang cerdas tahu siapa yang sedang panik dan kehilangan pijakan narasi," ujarnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved