Kematian Diplomat Kemlu
Kesaksian Malam Sebelum Diplomat Arya Daru Tewas : Hening dan Penuh Misteri
Menurut temuan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang turun langsung ke lokasi, malam sebelum jasad Arya ditemukan, suasana kos.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rekaman-CCTV-diplomat-Kementerian-Luar-Negeri.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kematian tragis diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, yang ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban di kamar kosnya, masih menyisakan teka-teki besar.
Kini, kesaksian seorang penghuni kos yang begadang di malam sebelum kejadian mulai membuka tabir misteri di balik insiden tersebut.
Menurut temuan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang turun langsung ke lokasi, malam sebelum jasad Arya ditemukan, suasana kos ternyata sangat tenang.
Seorang tetangga kamar Arya yang belum tidur hingga pukul 01.00 WIB mengaku tidak mendengar suara mencurigakan apa pun.
Keterangan dari penghuni kos yang tinggal bersebelahan dengan korban itu muncul setelah pihak Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan pengecekan langsung ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam pengecekan tersebut, Kompolnas mendatangi kamar kos tempat Arya Daru ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan, yakni kepalanya terlilit lakban.
Baca juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo, Virgo Hari ini 23 Juli 2025: Cinta, Karier, hingga Keuangan
Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, menjadi sosok yang turun langsung ke TKP untuk melakukan pengamatan dan investigasi awal.
Choirul Anam, yang juga dikenal sebagai advokat dan aktivis hak asasi manusia, menyebut bahwa kehadirannya di lokasi murni untuk memastikan detail kondisi tempat kejadian.
Selain memeriksa kamar tempat almarhum ditemukan, Kompolnas juga melakukan penelusuran lebih luas terhadap area di sekitar kos, termasuk memeriksa sejumlah kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi.
Tak hanya itu, pihak Kompolnas juga melakukan konfirmasi secara langsung kepada penjaga kos serta berbincang dengan sejumlah penghuni lainnya untuk menggali informasi tambahan.
Dalam proses tersebut, ditemukan fakta bahwa ada seorang penghuni kos yang mengaku tidak tidur alias begadang pada malam tanggal 7 Juli 2025 hingga dini hari tanggal 8 Juli 2025.
Waktu tersebut diduga menjadi momen krusial terjadinya insiden misterius yang menewaskan Arya Daru dengan kondisi yang menimbulkan banyak tanda tanya.
Berdasarkan informasi itu, penghuni kos yang begadang tersebut langsung menjadi salah satu orang yang dimintai keterangan lebih lanjut oleh Kompolnas.
Kesaksian dari orang yang berada di sekitar TKP pada waktu kejadian tentu sangat penting untuk mengungkap kronologi sebenarnya dari kematian tragis sang diplomat muda.
Baca juga: Update Ijazah Jokowi: Akan Bawa Ijazah Asli, Siap Diperiksa Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Dengan munculnya kesaksian baru ini, diharapkan penyelidikan terhadap kematian Arya Dar