Jumat, 6 Maret 2026

Gempa Bumi

Gempa Bumi Magnitudo 3,2 Guncang Kawasan Maluku, Ini Penjelasan Kenapa Daerah Ini Sering Diguncang

Sebuah gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,2 mengguncang wilayah di koordinat 2,75 Lintang Selatan (LS) dan 129,56 Bujur Timur (BT),

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Bumi Magnitudo 3,2 Guncang Kawasan Maluku, Ini Penjelasan Kenapa Daerah Ini Sering Diguncang
TribunGorontalo.com
GEMPA BUMI -- Baru saja terjadi Gempa Bumi siang jelang sore ini, Rabu 23/7/2025 

TRIBUNGORONTALO.COM — Sebuah gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3,2 mengguncang wilayah di koordinat 2,75 Lintang Selatan (LS) dan 129,56 Bujur Timur (BT), Rabu (23/7/2025) pukul 13.57 Wita.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak di kedalaman 14 kilometer di bawah permukaan bumi.

Gempa yang terjadi sekitar pukul 13.57 Wita itu dilaporkan terjadi 3 menit lalu dan getarannya dirasakan sebagian warga di sekitar titik episentrum.

Hingga kini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa, dan BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Biasanya gempa dengan magnitudo 3,2 tergolong gempa kecil. Namun karena pusat gempa terletak hanya 14 kilometer di bawah permukaan, getarannya cukup terasa di darat.

Kenapa kedalaman penting?

Gempa dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer disebut gempa dangkal.

Gempa dangkal biasanya lebih sering menimbulkan guncangan yang terasa di permukaan, meski magnitudonya kecil.

Sebaliknya, gempa di kedalaman puluhan hingga ratusan kilometer bisa memiliki magnitudo besar, tetapi getarannya bisa melemah sebelum sampai ke permukaan.

Kenapa Wilayah Ini Sering Diguncang Gempa?

Wilayah di sekitar 2,75 LS dan 129,56 BT umumnya masuk kawasan Maluku dan sekitarnya. Daerah ini memang dikenal sebagai salah satu zona gempa paling aktif di Indonesia.

Secara tektonik, Maluku terletak di jalur pertemuan tiga lempeng besar: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Eurasia.

Ketiga lempeng ini terus bergerak, saling menekan, dan menumpuk energi di kerak bumi. Ketika energi ini dilepaskan, terjadilah gempa bumi.

Selain zona tumbukan antar lempeng, wilayah Maluku juga memiliki banyak patahan lokal aktif.

Sesar atau patahan ini bisa bergeser sewaktu-waktu, memicu gempa dangkal seperti yang terjadi hari ini. 

Potensi Gempa Susulan dan Imbauan BMKG

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved