Human Interest Story
Sosok Stenly Dani, Guru Seni Budaya di Gorontalo Nyambi Jadi Fotografer
Pekerjaan yang menyenangkan adalah hobi yang dibayar. Demikian kalimat tepat mewakili pria bernama Stenly Dani.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Stenly-Dani.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pekerjaan yang menyenangkan adalah hobi yang dibayar. Demikian kalimat tepat mewakili pria bernama Stenly Dani.
Guru Seni Budaya MTS 1 Bone Bolango ini memiliki kegemaran fotografi.
Saat ditemui TribunGorontalo.com, Stenly tengah memotret para pelari di di Jalan Panjaitan Kota Gorontalo saat car free day (CFD) pada Minggu (20/7/2025).
Lantas, siapa Stenly Dani?
Stenly Dani lahir tepat 28 Maret 1994. Warga Desa Kopi Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango ini telah menikah.
Memiliki buah hati mendorong Stenly untuk mencari penghasilan tambahan.
Ia menjadi fotografer di aplikasi FotoYu.
Stenly kini membagi waktu antara profesi guru dan fotografer.
Stenly mulai mendalami ilmu fotografi sejak dirinya kuliah di Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
"Jadi pas mata kuliah fotografer mengenal fotografi dimulai dari teori dulu," ungkap Stenly kepada TribunGorontalo.com, Minggu.
Awal mula belajar fotografi, Stenly meminjam kamera digital milik temannya.
"Ada yang lucu waktu saya kuliah dulu saat itu saya belajar mati-matian belajar fotografi. Semua tugas teman itu saya kerjakan tapi mereka nilai A sementara saya B-, tapi itu jadi pembelajaran untuk melangkah maju," terangnya.
Setelah wisuda, Stenly melamar pekerjaan sebagai fotografer di Studio Mufidah.
Ia pun diterima dan menjalani pekerjaan barunya itu.
Namun saat pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dibuka, Stenly mendaftarkan diri.