Kapal Terbakar di Sulut
7 Fakta KM Barcelona Terbakar di Perairan Pulau Talise Sulut, Bayi 3 Bulan Selamat
Sejumlah fakta terangkum dalam insiden Kapal Motor (KM) Barcelona terbakar di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KM-Barcelona-terbakar-di-perairan-Pulau-Talise.jpg)
Pegawai Kantor Camat Likupang Barat, Jenly Kadimateng, menyebut hingga saat ini ada tiga korban meninggal dunia.
"Informasi sampai saat ini sudah ada dua korban meninggal di Desa Gangga 1, laki-laki dan perempuan. Kemudian ada 1 perempuan di Desa Gangga 2, jadi 3 korban meninggal lainnya selamat," tuturnya ketika dihubungi Tribunmanado.com, Minggu (20/7/2025).
Saat ini, pihaknya dan masyarakat tengah mengarahkan para korban untuk naik kapal dan dievakuasi ke daratan utama Sulut.
Sejumlah kapal yang ikut mengevakuasi adalah KM Barcelona IIIA, Basarnas Manado, KRI Lantamal VIII, Bakamla, hingga perahu nelayan di tiga pulau.
Jenly pun membeberkan kronologi saat dirinya melihat KM Barcelona VA terbakar.
Saat itu, ia sedang berada di tepi pantai.
"Pertama dikira asap mesin, setelah kurang lebih 5-10 menit asap mulai tebal, sehingga masyarakat yang punya perahu ke tengah laut untuk membantu korban," sambungnya.
Setibanya di tengah laut, para penumpang sudah terombang-ambing menggunakan life jacket, namun ada yang tidak menggunakan.
"Saya salah satu yang membantu korban, ada 12 orang yang diselamatkan," tambah Jenly.
Hingga saat ini, masih belum bisa diidentifikasi apakah ada korban tenggelam dan hilang.
6. Pemprov Sulut siapkan 3 posko
Gubernur Sulut, Yulius Selvanus mengatakan pemerintah menyiapakan tiga posko darutat.
Tiga posko itu berada di Gangga, Likupang dan Pelabuhan Manado.
Menurut dia, Pemprov Sulut juga menyiagakan fasilitas kesehatan seperti ambulans dan rumah sakit.
7. Jeritan keluarga penumpang
Jeritan keluarga penumpang KM Barcelona VA yang terbakar terdengar di Pelabuhan Manado pada Minggu (20/7/2025).
Banyak yang menangis, ada pula yang pingsan.
Seorang wanita pingsan setelah melihat kabar keluarganya via medsos.
Seorang keluarga bernama Kurnia mengaku sudah menerima kabar mengenai salah satu adiknya.
"Tapi yang satu lagi masih belum ditemukan," kata dia.
Sebut dia, dua adiknya adalah penumpang di kapal itu.
Keluarga penumpang lainnya, Norton, mengaku sang paman beserta dua orang lainnya adalah penumpang kapal itu.
Sang paman dalam perjalanandari Kepulauan Talaud untuk dirujuk ke RSUP Prof Kandou Malalayang.
"Ia dipasangi oksigen," katanya.
Kabar baik diperoleh, sang paman selamat.
"Sekarang di Pulau Gangga, namun dua keluarga lainnya belum diketahui," ungkapnya.
Artikel ini dioptimasi dari Tribun-Manado.co.id