Kapal Terbakar di Sulut
7 Fakta KM Barcelona Terbakar di Perairan Pulau Talise Sulut, Bayi 3 Bulan Selamat
Sejumlah fakta terangkum dalam insiden Kapal Motor (KM) Barcelona terbakar di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KM-Barcelona-terbakar-di-perairan-Pulau-Talise.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sejumlah fakta terangkum dalam insiden Kapal Motor (KM) Barcelona terbakar di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Peristiwa ini sempat viral di media sosial Facebook pada Minggu (20/7/2025).
Para penumpang dan anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi ke darat.
Berikut fakta-fakta peristiwa KM Barcelona terbakar seperti dilansir TribunGorontalo.com dari Tribun-Manado.co.id.
1. Daftar Nama Penumpang
KM Barcelona diduga mengangkut 280 penumpang. Namun belum semuanya berhasil dievakuasi. Sejumlah penumpang yang berhasil teridentifikasi, berikut daftar namanya:
1. Januhardhy R. Palawe (53)
2. Beatrix Binilang (60)
3. Siska Awasa (36)
4. Miske Liroga (49)
5. Jocebei Pogo (70)
6. Atni Tatinting (48)
7. Anisa Angeline Balo (27)
8. Firanda Suuda (23)
9. Jenli Larumpaa (28)
10. Maria Yanti
11. Santi Luka (34)
12. Martzie Bentian (56)
13. Sebi Penga (14)
14. Aril Tunas (19)
15. Melvin Sendiang (23)
16. Fentee Rumegang (66)
17. Jeini Mamuane (55)
18. Claura Penga (18)
19. Wineke Gumogar (57)
20. Ferry Balansada (58)
21. Nelianti Manein (43)
22. Buang Rifai Laihan (33)
23. Dedi Palakua (34)
24. Haerani (44)
25. Angela Pasuma (24)
26. Masni Tindige (30)
Baca juga: Kasus Wanita Curi Pakaian di Rumah Pernik Gorontalo Berakhir Damai, Begini Kata Polisi
2. Bayi 3 bulan selamat
Seorang bayi berhasil selamat dari peristiwa tersebut.
Dari video yang beredar di media sosial Facebook, bayi itu tampak sehat. Ia diselimuti handuk.
"Ada bayi 3 bulan salah satu penumpang kapal kebakaran, sudah diamankan warga gangga, sedangkan orang tuanya belum ditemukan," tulis akun Christy, seperti dikutip Tribun-Manado.co.id, Minggu.
Namun identitas bayi itu hingga kini belum diketahui.
Baca juga: Viral Wanita Cantik Ketahuan Curi Pakaian di Toko Kota Gorontalo, Pelaku Tuai Simpati Warganet
3. Tiga penumpang tewas
Gubernur Sulut Yulius Selvanus mengatakan bahwa saat ini tercatat sebanyak 3 orang meninggal dunia.
Ketiganya pasien yang akan dirujuk di Manado.
Yulius menjelaskan, kapal tersebut mengangkut sebanyak 280 penumpang.
"Asal api diduga dari kamar 33 kalau tak salah, nanti kita cek lagi," katanya.
4. Delapan kapal dikerahkan untuk evakuasi korban
Delapan kapal dikerahkan dari Pelabuhan Manado untuk membantu evakuasi para korban KM Barcelona VA yang terbakar di perairan Gangga, Likupang, Minahasa Utara, Minggu (20/7/2025).
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 3 Manado, Kolonel (Mar) Amrul Adriansyah mengatakan, delapan kapal itu terdiri dari kapal SAR, Bakamla, Lantamal V dan kapal penumpang
"Total dari Manado delapan kapal. Semuanya sementara melakukan evakuasi," ujar Amrul kepada Tribunmanado.co.id.
Terincikan, kapal yang dikerahkan dari Manado, Kapal Basarnas Bima Sena; Kapal Bakamla; Kapal Bakamla, Gajah Laut; KN 333 dari PLP.
Selain itu, kapal penumpang, KM Barcelona III, KM Venetian; KM Venecian dan dua kapal milik Lantamal VIII Manado.
Baca juga: BREAKING NEWS: KM Barcelona Terbakar di Perairan Sulut, Ada Penumpang Meninggal Dunia
5. Kesaksian warga
Sebanyak kurang lebih 200 penumpang berhasil diselamatkan warga Pulau Gangga 1, 2, dan Pulau Talise.
Pegawai Kantor Camat Likupang Barat, Jenly Kadimateng, menyebut hingga saat ini ada tiga korban meninggal dunia.
"Informasi sampai saat ini sudah ada dua korban meninggal di Desa Gangga 1, laki-laki dan perempuan. Kemudian ada 1 perempuan di Desa Gangga 2, jadi 3 korban meninggal lainnya selamat," tuturnya ketika dihubungi Tribunmanado.com, Minggu (20/7/2025).
Saat ini, pihaknya dan masyarakat tengah mengarahkan para korban untuk naik kapal dan dievakuasi ke daratan utama Sulut.
Sejumlah kapal yang ikut mengevakuasi adalah KM Barcelona IIIA, Basarnas Manado, KRI Lantamal VIII, Bakamla, hingga perahu nelayan di tiga pulau.
Jenly pun membeberkan kronologi saat dirinya melihat KM Barcelona VA terbakar.
Saat itu, ia sedang berada di tepi pantai.
"Pertama dikira asap mesin, setelah kurang lebih 5-10 menit asap mulai tebal, sehingga masyarakat yang punya perahu ke tengah laut untuk membantu korban," sambungnya.
Setibanya di tengah laut, para penumpang sudah terombang-ambing menggunakan life jacket, namun ada yang tidak menggunakan.
"Saya salah satu yang membantu korban, ada 12 orang yang diselamatkan," tambah Jenly.
Hingga saat ini, masih belum bisa diidentifikasi apakah ada korban tenggelam dan hilang.
6. Pemprov Sulut siapkan 3 posko
Gubernur Sulut, Yulius Selvanus mengatakan pemerintah menyiapakan tiga posko darutat.
Tiga posko itu berada di Gangga, Likupang dan Pelabuhan Manado.
Menurut dia, Pemprov Sulut juga menyiagakan fasilitas kesehatan seperti ambulans dan rumah sakit.
7. Jeritan keluarga penumpang
Jeritan keluarga penumpang KM Barcelona VA yang terbakar terdengar di Pelabuhan Manado pada Minggu (20/7/2025).
Banyak yang menangis, ada pula yang pingsan.
Seorang wanita pingsan setelah melihat kabar keluarganya via medsos.
Seorang keluarga bernama Kurnia mengaku sudah menerima kabar mengenai salah satu adiknya.
"Tapi yang satu lagi masih belum ditemukan," kata dia.
Sebut dia, dua adiknya adalah penumpang di kapal itu.
Keluarga penumpang lainnya, Norton, mengaku sang paman beserta dua orang lainnya adalah penumpang kapal itu.
Sang paman dalam perjalanandari Kepulauan Talaud untuk dirujuk ke RSUP Prof Kandou Malalayang.
"Ia dipasangi oksigen," katanya.
Kabar baik diperoleh, sang paman selamat.
"Sekarang di Pulau Gangga, namun dua keluarga lainnya belum diketahui," ungkapnya.
Artikel ini dioptimasi dari Tribun-Manado.co.id
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.