Tarif Impor Trump
Alasan Donald Trump Turunkan Tarif Impor Jadi 19 Persen untuk Indonesia, Terungkap Ada Kesepakatan
Trump mengumumkan tarif impor sebesar 19 persen untuk Indonesia pada Selasa (15/7/2025) waktu setempat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-saat-menerima-telepon-dari-Presiden-Amerika-Serika-ffff.jpg)
Pengumuman itu disampaikan lewat unggahan di akun media sosial Truth Social miliknya pada Selasa waktu setempat.
Trump bilang, kesepakatan dengan Indonesia merupakan capaian yang hebat. Kesepakatan itu hanya dibuat dengan Indonesia.
Pemimpin Amerika itu pun menyinggung peran dari Presiden RI dalam kesepakatan itu.
Meski demikian, Trump tidak menyebut nama Prabowo Subianto secara langsung.
"Great deal, for everybody, just made with Indonesia. I dealt directly with with their highly respected President. DETAILS TO FOLLOW!!!".
(Terjemahan: Kesepakatan hebat, untuk semua orang, hanya dibuat dengan Indonesia. Saya berhubungan langsung dengan Presiden mereka yang sangat dihormati. DETAILNYA AKAN DISAMPAIKAN SELANJUTNYA!!!).
Indonesia disebut menjadi negara keempat yang berhasil mencapai kesepakatan negosiasi tarif impor dengan Amerika Serikat (AS).
Dilansir Reuters, Rabu (16/7/2025), sejak pertama kali meluncurkan kebijakan tarif pada April 2025, Presiden AS Donald Trump sudah mencapai kesepakatan dengan China, Inggris dan Vietnam.
Pada Selasa (15/7/2025) waktu setempat, Donald Trump mengumumkan tarif impor sebesar 19 persen untuk Indonesia.
Besaran tarif itu disebut Trump sebagai kesepakatan perdagangan yang telah dicapai antara pemerintah AS dengan Indonesia.
Ada Komitmen Pembelian Energi hingga Boeing
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa Indonesia akan dikenakan tarif 19 persen atas barang-barang yang masuk ke AS, berdasarkan kesepakatan dagang terbaru antara kedua negara.
Angka ini lebih rendah dari ancaman tarif Trump sebelumnya yang mencapai 32 persen.
Lewat unggahan di platform media sosialnya, Truth Social, Trump menyebut kesepakatan ini menghasilkan komitmen pembelian besar dari Indonesia, termasuk energi dan produk pertanian asal AS.
"Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, Indonesia berkomitmen membeli energi AS senilai 15 miliar dollar AS, produk pertanian Amerika senilai 4,5 miliar dollar AS, dan 50 pesawat Boeing Jet, banyak di antaranya Boeing 777," tulis Trump, dikutip dari AFP pada Rabu (16/7/2025).