Jumat, 6 Maret 2026

Berita Viral

Pria Serang Polisi di Bengkulu saat Operasi Patuh, Ternyata Positif Sabu dan Naik Motor Bodong

Seorang pria berinisial SA (33) menyerang polisi saat Operasi Patuh 2025. Melansir dari Kompas.com, insiden ini terjadi pada Senin (14/7/2025).

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Pria Serang Polisi di Bengkulu saat Operasi Patuh, Ternyata Positif Sabu dan Naik Motor Bodong
TribunBengkulu.com/Suryadi Jaya
KEJAR POLISI – Seorang pengendara sepeda motor tanpa plat nomor mengejar polisi dengan belati saat dihentikan dalam pemeriksaan surat-surat kendaraan di depan Mapolres Bengkulu Tengah, Senin (14/7/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Pelaku menyerang polisi sebelum kabur ke kebun warga dan akhirnya berhasil diringkus. 

Meski tembakan peringatan telah dilepaskan, pelaku tetap kabur dan melarikan diri ke area perkebunan milik warga.

Baca juga: Kondisi Pengendara Serang Polisi Pakai Belati di Bengkulu Tengah hingga Masuk Kubangan, Sedang Mabuk

Momen Penangkapan

Momen mencekam terjadi saat razia lalu lintas di Bengkulu Tengah. 

Seorang pengendara motor tiba-tiba menyerang polisi dengan senjata tajam, memicu tembakan peringatan dari petugas. 

Diketahui, pengendara pria dengan motor honda beat tanpa plat nomor kendaraan itu berhasil ditangkap setelah dikejar hampir 20 menit yang tak terima diberhentikan ketika Operasi Patuh Nala 2025 di depan Mapolres Bengkulu Tengah, Senin (14/7/2025) sekira pukul 10.00 WIB.

Pelaku lalu kabur ke kebun sawit hingga akhirnya berhasil ditangkap dalam kejar-kejaran dramatis berdurasi 20 menit.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui, pelaku tersebut berinisial SA (33) asal Kelurahan Panorama Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu

Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo melalui Kasat Reskrim AKP Junairi menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait motif dan identitas pelaku.

"Setelah melakukan pengejaran, pelaku penyerangan polisi berhasil kita ringkus dan sekarang dalam pemeriksaan anggota," ujar AKP Junairi.

Selain terkait motif penyerangan, pihak kepolisian juga akan menggali kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam kasus tindak pidana lainnya.

"Kita akan kembangkan, apakah pelaku ini terlibat tindak pidana lainnya atau bukan, nanti akan kita sampaikan lebih lanjut," ucapnya.

 

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan Tribunbengkulu.com 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved