UMKM Gorontalo
Sosok di Balik Bisnis Rujak Mangga Viral di Gorontalo, Beromzet Rp7 Juta per Hari
Sebuah video rujak sederhana khas Gorontalo belakangan ini ramai di TikTok. Antrean panjang di sebuah rumah, potongan mangga muda yang segar, dan guyu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/RUJAK-VIRAL-Antrean-panjang-pembeli-r.jpg)
Reporter: Nurfiska Rahman
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Sebuah video rujak sederhana khas Gorontalo belakangan ini ramai di TikTok. Antrean panjang di sebuah rumah, potongan mangga muda yang segar, dan guyuran sambal kacang yang kental membuat netizen auto ngiler.
Banyak yang penasaran, siapa sebenarnya di balik rujak viral dengan nama "Rujak AL" ini?
Ternyata sosok di balik fenomena kuliner ini adalah Husin Husain, pria ulet asal Gorontalo yang telah merintis usaha rujak sejak 13 tahun lalu.
Siapa sangka, rujak yang dulunya dijajakan keliling dengan bentor (becak motor) kini menjelma jadi bisnis rumahan dengan omzet harian mencapai Rp7 juta.
Husin memulai usahanya dari nol. Bermodal hanya Rp300 ribu, ia membawa alat dan bahan seadanya, berkeliling Kota Gorontalo menggunakan bentor.
Ia biasa mangkal di perlimaan, lokasi strategis tempat warga biasa mencari camilan sore.
"Dulu saya keliling, gerobaknya naik bentor. Panas, hujan, tetap saya jalani," ujar Husin saat ditemui TribunGorontalo.com di rumahnya, Rabu (9/7/2025).
Namun beberapa tahun lalu, karena kelelahan dan alasan kenyamanan, ia memutuskan berjualan di rumah saja, tepatnya di Jl. Prof. Dr. Aloe Saboe.
Tak disangka, justru strategi ini membawa berkah. Lokasi yang tetap memudahkan pelanggan mencarinya, dan rasa rujaknya yang konsisten lezat, membuat namanya semakin dikenal.
Rahasia di Balik Sambal Kacang yang Melejitkan Nama
Kunci sukses rujak Husin ada di sambal kacangnya. Resep ini merupakan warisan keluarga, yang kemudian ia kembangkan sendiri.
Perpaduan rasa pedas, gurih, manis, dan sedikit asam menciptakan sensasi yang bikin ketagihan.
"Sambal ini yang bikin pelanggan balik lagi. Bukan cuma soal mangga atau buahnya, tapi bumbunya yang beda," jelas Husin.
Kini, setiap hari ia bisa menghabiskan hingga 400 kilogram mangga, melayani ratusan pelanggan dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, ASN, hingga wisatawan luar kota.
Viral di Medsos, Masuk Daftar Kuliner Wajib
Popularitas Rujak Husin meledak usai beberapa konten kreator kuliner mengulasnya di TikTok, Instagram, dan YouTube.
Video yang menampilkan suasana antrean, potongan mangga, dan ekspresi puas para pembeli langsung menyedot perhatian warganet.
Tak hanya viral di media sosial, agen-agen wisata lokal pun mulai menjadikan
“Rujak Husin” sebagai salah satu destinasi kuliner wajib coba di Gorontalo.
Kini, Husin tak hanya dikenal sebagai penjual rujak, tapi juga sebagai ikon UMKM lokal yang sukses membangun bisnis dari bawah.
Ia pun berharap usahanya bisa terus berkembang dan menginspirasi pedagang kecil lainnya.
“Saya syukuri semua prosesnya. Yang penting tetap semangat, jujur, dan jaga rasa,” tutup Husin. (*)
| Kala Coffee, Simbol Keuletan 3 Anak Muda Gorontalo Rintis Usaha Kopi Jalanan |
|
|---|
| Kisah Muh Ardiansah, Usaha Kopi Jadi Penopang Kuliah S2 di Gorontalo |
|
|---|
| 16 Ribu UMKM Gorontalo, Didominasi Anak Muda dengan Tren Street Cafe |
|
|---|
| Lapak Arifal di Kota Gorontalo Jadi Tempat Penitipan Kue, Syaratnya Tidak Boleh Sama Jenis |
|
|---|
| 10 Tahun Berdiri di Gorontalo, Warkop Hobbies Pertahankan Nuansa Klasik '90-an |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.