Jumat, 13 Maret 2026

Berita Populer Gorontalo

GORONTALO TERPOPULER - Ortu Siswi Diminta Patungan Untuk Kebutuhan Sekolah - RSTN Bakal Ganti Nama

Simak tiga berita populer Gorontalo hari ini, Selasa (8/7/2025). Gorontalo terpopuler adalah tiga berita yang paling sering dibaca oleh masyarakat.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto GORONTALO TERPOPULER - Ortu Siswi Diminta Patungan Untuk Kebutuhan Sekolah - RSTN Bakal Ganti Nama
Kolase TribunGorontalo.com
GORONTALO TERPOPULER - Kolase tiga foto dari berita yang masuk ke Gorontalo terpopuler hari ini, Selasa (8/7/2025). Gorontalo terpopuler adalah tiga berita yang paling sering dibaca oleh masyarakat. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Simak tiga berita populer Gorontalo hari ini, Selasa (8/7/2025).

Gorontalo terpopuler adalah tiga berita yang paling sering dibaca oleh masyarakat.

Di dalamnya berisi tentang pemberitaan mengenai peristiwa, cerita menarik dari warga hingga politik.

Seperti berita pertama Gorontalo terpopuler adalah ortu siswa diminta patungan untuk penuhi kebutuhan sekolah

Berita kedua adalah kemarau diprediksi akan molor dua bulan

Dan berita ketiga adalah Rumah sakit secepatnya bakal ganti nama.

Berikut tiga berita Gorontalo terpopuler selengkapnya hari ini, Selasa (7/6/2025):

1. Ortu Siswa MIN 2 Kabupaten Gorontalo Diminta Patungan Penuhi Kebutuhan Sekolah Ratusan Juta

DUGAAN PUNGLI -- Viral dugaan pungli di MIN 2 Kabupaten Gorontalo gara-gara orangtua patungan 25 ribu per bulan untuk biayai kebutuhan sekolah.
DUGAAN PUNGLI -- Viral dugaan pungli di MIN 2 Kabupaten Gorontalo gara-gara orangtua patungan 25 ribu per bulan untuk biayai kebutuhan sekolah. (WEB MIN 2)

Rapat dengar pendapat (RDP) gabungan antara Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan serta Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat dan IPTEK DPRD Provinsi Gorontalo berlangsung tegang, Selasa (8/7/2025). 

Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah dugaan pungutan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kabupaten Gorontalo.

Perlu diketahui bahwa MIN 2 Kabupaten Gorontalo memiliki sejumlah kebutuhan termasuk honor untuk petugas kebersihan (cleaning service), pembimbing tahfiz dan manasik haji sebesar Rp74.400.000.

Lalu ada pula kegiatan siswa seperti marching band, pramuka, PMR, dan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) senilai Rp37.000.000. 

Namun karena keterbatasan anggaran, setiap orang tua diminta menyetor Rp25.000 per bulan untuk tahun ajaran 2025/2026.

Karena pungutan itu, sejumlah orang tua pun protes hingga terjadi rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Provinsi Gorontalo pagi tadi.

Baca selengkapnya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved