Paskibraka Gorontalo 2025
Sosok Armelya Habibie Siswi MAN 1 Kota Gorontalo yang Lolos Calon Paskibraka Nasional
Armelya Indira Zahra Habibie salah satu siswi Man 1 Kota Gorontalo lolos menjadi Paskibraka Nasional.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/HIS-PASKIBRA-Armelya-Indira-Zahra-Habibie-salah-satu-siswi-Man-1-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh seorang siswa Gorontalo.
Armelya Indira Zahra Habibie, siswi MAN 1 Kota Gorontalo, terpilih sebagai anggota Paskibraka Nasional 2025 dan akan mewakili Provinsi Gorontalo di Istana Negara pada 17 Agustus mendatang.
Armelya, gadis 16 tahun asal Pentadio Timur, Kabupaten Gorontalo, mengaku tak menyangka dirinya bisa lolos hingga ke level tertinggi dalam seleksi paskibraka.
“Saya tidak percaya bisa sampai di titik ini. Saat seleksi, yang saya pikirkan hanya ingin tampil maksimal,” ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (4/7/2025).
Armelya tak hanya puas menjadi bagian dari Paskibraka Nasional. Ia punya mimpi besar: membawa baki bendera Merah Putih di Istana Negara saat upacara HUT Kemerdekaan RI.
“Target saya saat di istana nanti tentu saja ingin jadi pembawa baki. Tapi kalau tidak, saya berharap bisa masuk pasukan delapan, pasukan inti,” ucapnya penuh semangat.
Armelya dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada 15 Juli 2025, meski tanggal tersebut masih bisa berubah menyesuaikan agenda nasional.
Setibanya di sana, proses seleksi tidak lagi dilakukan. Peserta hanya akan melalui latihan intensif, dan saat itulah pembagian tugas seperti pembawa baki, danpok, danpas, dan pengerek bendera akan ditentukan.
“Semua akan ditentukan saat pelatihan. Yang penting sekarang saya siapkan mental dan fisik sebaik mungkin,” jelasnya.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, mengaku bangga atas capaian anak didiknya.
Ia menyebut sejak awal Armelya memang aktif dalam organisasi paskibra sekolah dan menunjukkan semangat luar biasa.
“Ia memang sudah punya tekad sejak masuk madrasah. Latihannya rutin, setiap pekan beberapa kali. Dan ini buah dari kerja kerasnya,” jelas Karjianto.
Ia juga menyebut tahun ini menjadi tahun yang membanggakan bagi MAN 1 Kota Gorontalo karena selain Armelya, ada lima siswa lolos ke tingkat provinsi dan enam ke tingkat kota.
“Ini bukan hanya pencapaian pribadi, tapi hasil dari kedisiplinan dan pembinaan bersama,” tambahnya.
Sebagai bentuk penghargaan, pihak sekolah akan memberikan reward dan apresiasi khusus, sebagaimana yang diberikan kepada siswa berprestasi sebelumnya.
“Kami akan terus mendukung, karena prestasi seperti ini bukan hanya membanggakan sekolah, tapi juga daerah,” tutup Karjianto. (*)