Duka Diogo Jota
7 Fakta Kecelakaan Diogo Jota Pemain LIverpool: Dugaan Ban Pecah hingga Mobil Terbakar
Duka mendalam menyelimuti dunia sepak bola setelah penyerang andalan Liverpool dan tim nasional Portugal, Diogo Jota, dinyatakan meninggal dunia dalam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mobil-jenazah-Portugis-tiba-di-rumah-duka-di-kota-Puebla.jpg)
Klub juga membuka buku belasungkawa secara fisik dan digital. Para penggemar dapat menyampaikan pesan duka mereka secara daring.
6. Cristiano Ronaldo hingga Pangeran William Ikut Berduka
Ucapan belasungkawa membanjiri media sosial dari berbagai tokoh, termasuk kapten timnas Portugal Cristiano Ronaldo yang menuliskan:
“Tak masuk akal. Baru saja kita bersama di timnas, baru saja kamu menikah. Untuk keluargamu, untuk istrimu dan anak-anakmu, aku kirimkan seluruh kekuatan di dunia ini.”
“Aku tahu kamu akan selalu bersama mereka. Istirahatlah dalam damai, Diogo dan Andre. Kami semua akan merindukanmu.”
Sementara itu, Pangeran William, pelindung FA (Asosiasi Sepak Bola Inggris), menyampaikan melalui juru bicara bahwa ia “sangat sedih” mendengar kabar ini dan menyampaikan simpati mendalam kepada keluarga, sahabat, dan seluruh komunitas sepak bola yang mengenalnya.
7. Pemakaman Akan Dilaksanakan Sabtu di Portugal
Menurut pastor paroki Jose Manuel Macedo dari Igreja Matriz de Gondomar, jenazah kedua bersaudara itu akan disemayamkan pada Sabtu (5/7/2025).
Upacara duka akan dimulai pada pukul 08.00 pagi di Kapel Kebangkitan (Capela da Ressurreicao), kemudian dilanjutkan dengan pemakaman pukul 10.00 di Gereja Matriz Gondomar, kampung halaman Jota di São Cosme, Portugal.
Karier dan Warisan Jota
Sejak bergabung dengan Liverpool dari Wolverhampton Wanderers pada tahun 2020, Jota telah memenangkan tiga trofi besar, termasuk gelar Liga Premier Inggris musim 2024/2025.
Dalam musim terakhirnya, ia tampil dalam 26 pertandingan dan mencetak 6 gol, serta dikenal sebagai pemain yang efisien dan tajam di depan gawang.
Lebih dari sekadar statistik, Jota meninggalkan warisan yang dalam—baik sebagai atlet maupun pribadi.
(*)