Duka Diogo Jota
7 Fakta Kecelakaan Diogo Jota Pemain LIverpool: Dugaan Ban Pecah hingga Mobil Terbakar
Duka mendalam menyelimuti dunia sepak bola setelah penyerang andalan Liverpool dan tim nasional Portugal, Diogo Jota, dinyatakan meninggal dunia dalam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mobil-jenazah-Portugis-tiba-di-rumah-duka-di-kota-Puebla.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM — Duka mendalam menyelimuti dunia sepak bola setelah penyerang andalan Liverpool dan tim nasional Portugal, Diogo Jota, dinyatakan meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil tragis di Spanyol.
Ia tewas bersama saudara kandungnya, Andre Silva, saat kendaraan mewah yang mereka tumpangi tergelincir keluar jalur dan terbakar hebat.
Peristiwa mengenaskan itu terjadi hanya 11 hari setelah Jota menikah dengan pasangan lamanya, Rute Cardoso, perempuan yang telah menemaninya sejak 2013 dan merupakan ibu dari ketiga anaknya.
Kecelakaan tersebut tidak hanya mengakhiri karier gemilang seorang pemain yang baru saja mengantarkan Liverpool meraih gelar Liga Inggris 2024/2025, tetapi juga merenggut kehidupan seorang suami, ayah, dan saudara dalam satu momen yang tak terbayangkan.
Berikut ini adalah fakta-fakta penting terkait kecelakaan maut yang merenggut nyawa Diogo Jota dan saudaranya:
1. Terjadi di Jalan Tol A-52, Wilayah Palacios de Sanabria
Insiden tragis ini terjadi di jalan tol A-52, tepatnya di kawasan Palacios de Sanabria, wilayah utara Provinsi Zamora, Spanyol.
Lokasi ini berada cukup dekat dengan perbatasan Portugal, menjadikannya rute yang umum digunakan oleh warga Portugis yang bepergian ke Spanyol bagian barat.
Menurut laporan pihak berwenang, kecelakaan terjadi pada Kamis, 3 Juli 2025 pukul 00.40 dini hari waktu setempat.
Jota dan Andre saat itu tengah mengendarai sebuah Lamborghini—mobil sport mewah berperforma tinggi, sebelum kendaraan tersebut kehilangan kendali, keluar jalur, dan terbakar hebat.
2. Diduga Akibat Ban Pecah Saat Menyalip
Kepolisian setempat mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki kemungkinan ban pecah sebagai penyebab kecelakaan.
Dugaan sementara menunjukkan bahwa kendaraan yang ditumpangi Jota dan Andre sedang dalam posisi menyalip kendaraan lain, dan saat itulah kemungkinan ban meledak atau pecah, menyebabkan pengemudi kehilangan kendali.
Seorang pejabat dari Subdelegasi Pemerintah Spanyol di Zamora menyebut bahwa kecepatan tinggi juga menjadi salah satu faktor yang tengah ditelusuri.
Namun, hingga saat ini tidak ada kendaraan lain yang dilaporkan terlibat dalam insiden tersebut.