PEMPROV GORONTALO
Jelang Festival Apangi, Pemprov Gorontalo Gelar Pasar Murah di Kelurahan Dembe I
Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar pasar murah di Dembe I Kota Barat, Kota Gorontalo, Kamis (3/7/2025).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-pasar-murah-di-Kelurahan-Dembe-I.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar pasar murah di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo, Kamis (3/7/2025).
Selain untuk membantu kebutuhan masyarakat, pasar murah juga ini untuk menyongsong Festival Apangi pada 5 Juli nanti.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilitas Pangan Dinas Ketahananan Pangan Provinsi, Rahmanto Latief menerangkan pasar murah sejauh ini telah dilaksanakan sebanyak delapan kali.
"Kita dari Dinas Ketahananan Pangan Provinsi menggelar pasar murah untuk menjawab permintaan masyarakat Dembe," kata Rahmanto kepada TribunGorontalo.com, Kamis.
Pasar Murah Dembe menyediakan bahan pembuatan kue apangi seperti tepung terigu, tepung beras, telur, gula merah, minyak goreng.
Gula aren paling banyak diserbu oleh masyarakat. Sebab, bahan ini sangat berpengaruh pada rasa dari kue apangi.
"Paling diserbu itu adalah tepung terigu dan gula merah karena itu bahan utama," jelasnya.
Harga bahan pokok di pasar murah terbilang murah karena harganya dari distributor langsung.
Harga tepung terigu dimulai dari harga Rp10 ribu, sedangkan harga di pasar berkisar antara Rp12 ribu hingga Rp 13 ribu.
"Harga tepung terigu itu dari distributor langsung itu Rp 10 ribu kalau di pasaran itu bisa sampai Rp 12 ribu per kilogram," bebernya.
Baca juga: 70 Jabatan PPPK Dibuka Kejaksaan RI, Khusus Lulusan Dokter Spesialis, D3 Keperawatan hingga Bidan
Adapun harga beras per koli mencapai Rp 750 ribu hingga Rp800 ribu.
"Kalau kita di sini jual Rp14 ribu per kilogram," ujarnya.
Demikian halnya tomat dijual Rp 20 ribu. lebih murah jika dibandingan dengan harga pasarnya Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu.
Kegiatan itu pihaknya bekerja sama dengan sejumlah ritel dan distributor di Gorontalo.
Perlu diketahui tradisi yang dilaksanakan sejak delapan tahun silam pada 2016 itu, sampai saat ini terus mengundang antusias masyarakat di Kelurahan Dembe I.