Sabtu, 7 Maret 2026

Pemkab Gorontalo Utara

Disambut Adat Mopotilolo, Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara Mulai Turun ke Kecamatan

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, dan Wakil Bupati, Nurjanah Hasan Yusuf, secara resmi disambut dengan upacara adat Mopotilolo saat melakukan k

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Efriet Mukmin | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Disambut Adat Mopotilolo, Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara Mulai Turun ke Kecamatan
FOTO: Efriet S Mukmin, TribunGorontalo.com
ADAT MOPOTILOLO - Potret Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thriq Modanggu - Nurjanah Yusuf Hasan bersama pasangan masing-masing menhikuti proses adat Mopotilolo di Kantor Camat Desa Titidu, Kecamatan Kwandang, Gorontalo Utara, Kamis (3/7/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, dan Wakil Bupati, Nurjanah Hasan Yusuf, secara resmi disambut dengan upacara adat Mopotilolo saat melakukan kunjungan kerja perdananya ke wilayah Kecamatan Kwandang, Kamis (3/7/2025).

Upacara adat tersebut digelar di halaman Kantor Camat Kwandang, Desa Titidu, dan menjadi bentuk penghormatan masyarakat setempat terhadap kehadiran pemimpin daerah yang baru.

Mopotilolo sendiri merupakan tradisi sakral Gorontalo untuk menyambut pejabat yang pertama kali menginjakkan kaki di suatu wilayah.

Pantauan TribunGorontalo.com, rombongan bupati dan wakil bupati tiba di lokasi sekitar pukul 09.40 Wita, didampingi pasangan masing-masing.

Keduanya tampil kompak mengenakan busana adat berwarna kuning, dengan Thariq mengenakan peci hitam.

Prosesi diawali dengan "mopolahu to utaeya"—yakni penyambutan secara adat yang mempersilakan tamu kehormatan turun dari kendaraan.

Acara berlangsung khidmat, dihadiri oleh Camat Kwandang, para kepala desa beserta istri, aparat desa, hingga jajaran kepolisian setempat dari Polsek Kwandang.

Dalam sambutannya, Thariq menyampaikan rasa syukur bisa mengikuti Mopotilolo, sembari mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyambutnya.

"Terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Kwandang dan seluruh jajaran, khususnya para kepala desa yang hadir menyambut kami dengan adat dan kehormatan ini," ujar Thariq.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya telah dilaksanakan prosesi Moloopu di Rumah Dinas Bupati sebagai simbol penyerahan mandat kedaulatan adat. Mandat tersebut meliputi empat unsur alam penting: tanah (huta), air (taluhu), angin (dupoto), dan api (tulu), yang diserahkan langsung oleh para pemangku adat sebagai bentuk legitimasi kepemimpinan.

Thariq turut memberikan apresiasi khusus kepada Desa Bualemo, yang berhasil meraih juara satu nasional dalam program Kampung Keluarga Berencana (KB).

Ia berharap prestasi itu menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Gorontalo Utara.

Dalam arahannya, Thariq memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan bersama Wakil Bupati Nurjanah dalam 100 hari kerja pertama.

Di antaranya adalah penataan lingkungan blok plan dan pekarangan, serta pelaksanaan lomba kebersihan dan keindahan antar wilayah.

Namun, ia tak menampik sejumlah tantangan besar yang dihadapi daerahnya, seperti krisis air bersih, kebersihan lingkungan, ekonomi masyarakat, dan disiplin aparatur.

Sebagai salah satu langkah awal peningkatan kinerja pemerintahan, Thariq mengungkap rencana untuk mengadopsi pengalaman dari kegiatan retret pemerintahan di Jatinangor.

"Kami akan tindaklanjuti dengan konsep mini retret di Gorontalo Utara. Ini bagian dari strategi untuk membangun komitmen pelayanan yang lebih baik ke depan," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved