Mahasiswa UGM Tenggelam
Momen Ratusan Warga Maluku Tenggara Antar Jenazah 2 Mahasiswa UGM ke Bandara
Ratusan warga Maluku Utara berbondong-bondong mengantarkan jenazah dua mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) ke Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur
TRIBUNGORONTALO.COM – Ratusan warga Maluku Utara berbondong-bondong mengantarkan jenazah dua mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) ke Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Maluku Tenggara.
Melansir dari Kompas.com, jenazah mahasiswa bernama Bagus dan Septian itu dibawa oleh dua mobil ambulans.
Menurut Bakri Rahayaan, warga Maluku Tenggara, kedua korban diberangkatkan menuju Kota Ambon.
Ia mengungkapkan tak hanya diantar petugas medis, kedua jenazah juga ikut diantar warga Maluku Tenggara dan Kota Tual menuju bandara. Sejumlah pejabat daerah di dua daerah tersebut bersama para ASN juga ikut dalam rombongan mengantar kedua korban.
“Banyak sekali orang yang mengantar, dari Desa Debut juga banyak, ada juga ASN dan para pejabat,” sebutnya.
Sesuai jadwal, jenazah kedua korban akan diterbangkan dengan menggunakan pesawat Lion Air dari Bandara Karel Sadsuitubun Langgur menuju Bandara Pattimura Ambon pada Pukul 13.00 WIT siang ini.
Selanjutnya kedua jenazah akan diterbangkan secara terpisah dari Bandara Pattimura menuju Surabaya dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
“Kedua jasad korban akan diterbangkan dengan pesawat Lion Air dari Langgur menuju Bandara Pattimura Ambon jam 1 siang ini,” kata Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Maluku Udhel Zaharudin Latucionsina kepada Kompas.com.
Ia mengaku pihaknya terlibat langsung dalam proses koordinasi untuk pemulangan kedua jenazah mahasiswa UGM tersebut.
Jasad almarhum Septian Eka Rahmadi akan diterbangkan ke kampung halamannya di Sumbawa Barat.
Sedangkan jasad almarhum Bagus Adi Prayoga diterbangkan menuju bandara Juanda Surabaya untuk selanjutnya dibawa ke kampung halamannya di Bojonegoro, Jawa Timur.
“Almarhum Septian Eka Rahmadi dibawa ke Sumbawa Barat dan almarhum Bagus Adi Prayoga dibawa ke Surabaya dan nanti dilanjutkan ke kampung halamannnya,” ujarnya.
Baca juga: Pengumuman PPPK Tahap II 2024 Selesai, Segini Gaji yang Diterima Berdasarkan Golongan
Sebelumnya diberitakan, longboat yang ditumpangi rombongan mahasiswa KKN dari UGM bersama lima warga setempat tenggelam usai diterpa cuaca buruk dan gelombang tinggi di peraiaran laut Pulau Wearhu, Maluku Tenggara pada Selasa (1/6/2025) siang.
Rombongan mahasiswa UGM memenumpangi longboat dari Desa Debut menuju ke Pulau Wearhu untuk mengangkut pasir guna membangun tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di Desa Debut.
Namun nahas, saat kembali pulang menuju Desa Debut, longboat yang mereka tumpangi tenggelam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pemulangan-jenazah.jpg)