Jumat, 6 Maret 2026

Mahasiswa UGM Tenggelam

Foto Terakhir Septian dan Bagus Mahasiswa UGM yang Tewas Tenggelam di Debut Maluku Tenggara

Septian dan Bagus, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tewas saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Maluku.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Foto Terakhir Septian dan Bagus Mahasiswa UGM yang Tewas Tenggelam di Debut Maluku Tenggara
Kolase TribunGorontalo.com/Basarnas/FB
MAHASISWA TENGGELAM -- Potret mahasiswa UGM sebelum dan sesudah insiden perahu longboat tenggelam di perairan Maluku Tenggara. Dua mahasiswa UGM meninggal dunia. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Septian dan Bagus, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tewas saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Maluku.

Kedua mahasiswa itu sempat menaiki perahu longboat bersama lima rekan mahasiswa dan lima warga Desa Debut.

“Mereka pergi ke Pulau Wearhu mengambil pasir yang diperlukan untuk pembangunan tempat pembuangan sementara (TPS) di Desa Debut,” ungkap Kapolres Maluku Tenggara AKBP Frans Duma dikutip Kompas.com, Selasa (1/7/2025).

Setelah tiba di Pulau Wearhu pada pukul 11.30 WIT, rombongan mahasiswa mulai mengambil pasir di pantai.

Sekitar pukul 12.20 WIT, mereka memutuskan untuk kembali ke Desa Debut dengan membawa muatan pertama sebanyak 35 karung pasir. 

Pasir tersebut diangkut menggunakan longboat oleh lima orang, terdiri dari tiga warga Desa Debut dan dua mahasiswa UGM. 

Setelah menurunkan 35 karung pasir di Desa Debut, longboat tersebut kembali ke Pulau Wearhu untuk mengambil pasir berikutnya.

“Sekitar pukul 13.30 WIT, longboat kembali dari Pulau Wearhu menuju Desa Debut dengan membawa 16 karung pasir dan ditumpangi oleh 12 orang,” jelas Frans. 

Saat longboat baru saja keluar dari pulau, tiba-tiba diterpa cuaca buruk yang menyebabkan perahu terbalik. 

“Sekitar 300 meter dari bibir pantai Pulau Wearhu, longboat dihantam ombak setinggi 2,5 meter dan terbalik, menyebabkan seluruh penumpang tercebur ke laut,” ujarnya.

Beberapa korban berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke pesisir pulau. 

Salah satu mahasiswa UGM yang berhasil selamat kemudian menghubungi rekan-rekannya di Desa Debut untuk meminta bantuan. 

“Sekitar pukul 15.00 WIT, warga Desa Debut yang dipimpin oleh Bapak Cornels Oskar Jamlean bersama empat warga lainnya mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi,” sebutnya.

Musibah ini mengakibatkan dua mahasiswa meninggal dunia, setelah satu orang sempat dinyatakan hilang.

Belakangan beredar di media sosial foto mahasiswa UGM sebelum insiden perahu longboat terbalik di Debut, Maluku Tenggara.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved