Mahasiswa UGM Tenggelam
Foto Terakhir Septian dan Bagus Mahasiswa UGM yang Tewas Tenggelam di Debut Maluku Tenggara
Septian dan Bagus, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tewas saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Maluku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-mahasiswa-UGM-sebelum-dan-saat-insiden-perahu-longboat-tenggelam.jpg)
Dalam foto yang dibagikan warganet di Facebook itu menunjukkan delapan pria mengenakan rompi khas UGM. Mereka berpose di pesisir pantai.
Dua mahasiswa memegang sekop. Sementara mahasiswa lain memakai kacamata dan topi. Mereka tersenyum di hadapan kamera.
Tidak ada yang menyangka foto itu menjadi momen terakhir kebersamaan Septian dan Bagus.
Namun saat ini belum dapat dipastikan apakah foto tersebut benar-benar mahasiswa UGM yang tengah KKN di Maluku.
Jenazah dua mahasiswa akan dipulangkan hari ini
Mengutip dari Kompas.com, jenazah dua mahasiswa UGM akan dipulangkan hari ini, Rabu (2/7/2025).
Jasad mereka dibawa dengan menggunakan pesawat dari Bandara Karel Sadsuitubun Langgur menuju Bandara Pattimura Ambon, selajutnya diterbangkan ke kampung halamannya untuk proses pemakaman.
“Besok (hari ini) jasad kedua korban diberangkatkan dari Langgur menuju Ambon,” kata Kepala Kantor Basarnas Ambon Muhamad Arafah kepada Kompas.com, saat dikonfirmasi Selasa (1/7/2025) malam.
Adapun kedua mahasiswa yang meninggal dunia dalam insiden tenggelamnya longboat di peraiaran laut Maluku Tenggara adalah Septian Eka Rahmadi dan Bagus Adi Prayoga.
Bagus Adi Prayogo sendiri sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia tak jauh dari lokasi tenggelamnya longboat nahas tersebut.
Menurut Arafah, jasad Bagus Adi Prayoga ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa oleh warga sekira pukul 23.00 WIT malam.
Setelah ditemukan, jasad korban kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan selanjutnya dibawa ke RSUD Karel Sadsuitubun.
“Korban ditemukan tak jauh dari lokasi tenggelamnya longboat, lokasinya 0,26 arah barat dari koordinat awal. Saat ini jasad korban telah berada di RSUD Langgur,” ujarnya.
Arafah menambahkan, dengan ditemukannya korban hilang, maka operasi pencarian terhadap korban dinyatakan selesai dan ditutup.
Sebelumnya diberitakan, longboat yang ditumpangi rombongan mahasiswa KKN dari UGM bersama lima warga setempat tenggelam usai diterpa cuaca buruk dan gelombang tinggi di peraiaran laut Pulau Wearhu, Maluku Tenggara pada Selasa (1/6/2025) siang.
Rombongan mahasiswa UGM memenumpangi longboat dari Desa Debut menuju ke Pulau Wearhu untuk mengangkut pasir guna membangun tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di Desa Debut.