Sosok Wakil Bupati Langkat Tiorita Surbakti yang Terseret Kasus Dugaan Ijazah Palsu
Polemik dugaan ijazah palsu kembali mencuat di kancah politik Tanah Air, kali ini menyeret nama Tiorita Br. Surbakti, Wakil Bupati Langkat, Sumatra Ut
TRIBUNGORONTALO.COM – Polemik dugaan ijazah palsu kembali mencuat di kancah politik Tanah Air, kali ini menyeret nama Tiorita Br. Surbakti, Wakil Bupati Langkat, Sumatra Utara periode 2025-2030.
Isu ini menjadi sorotan tajam setelah adanya perubahan mencolok pada gelar akademik yang melekat pada namanya, yang kini telah diadukan ke Mabes Polri.
Perjalanan Karir Tiorita: Dari Kepala Puskesmas hingga Wakil Bupati
Sebelum menjabat sebagai orang nomor dua di Kabupaten Langkat, Tiorita Br. Surbakti memiliki rekam jejak sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Langkat.
Ia pernah memegang posisi strategis sebagai Kepala Puskesmas Kecamatan Kuala.
Pada tahun 2020, Tiorita memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai ASN.
Alasannya saat itu adalah untuk mendukung penuh suaminya, Terbit Rencana Peranginangin, yang kala itu memimpin Kabupaten Langkat.
Setelah mundur, kiprah Tiorita justru semakin cemerlang di berbagai organisasi.
Ia aktif menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Langkat, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Langkat, serta memimpin beberapa organisasi penting lainnya.
Misteri Perubahan Gelar: SKM-MM Menjadi SH
Pusaran dugaan ijazah palsu ini bermula dari adanya perbedaan gelar akademik yang digunakan Tiorita dalam periode waktu yang berbeda.
Dokumen resmi pada tahun 2016, saat ia menjabat Kepala Puskesmas Kuala, mencantumkan gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dan Master Manajemen (MM) di belakang namanya.
Namun, ketika Tiorita mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Langkat periode 2024-2029, gelar yang ia sematkan berubah drastis menjadi Sarjana Hukum (SH).
Gelar SKM dan MM yang sebelumnya ada, lenyap seketika. Perubahan inilah yang menimbulkan pertanyaan besar di kalangan publik dan memicu dugaan penggunaan ijazah palsu.
Respons Wakil Bupati Langkat dan Langkah Hukum
Menanggapi aduan yang telah masuk ke Mabes Polri terkait dugaan ijazah palsu ini, Tiorita Br. Surbakti memberikan klarifikasi.
"Maaf, saya pakai gelar SH karena saya masuk ke politik," ujarnya kepada awak media pada Rabu (25/6/2025).
Meski telah diadukan ke pihak berwajib, Tiorita mengaku tidak terlalu memusingkan hal tersebut.
"Terserah mereka yang penting saya selalu berbuat baik dan menjalankan tugas saya sesuai aturan. Namanya hidup ada yang pro dan ada yang kontra. Saya berserah sama Allah SWT," tambahnya, menunjukkan sikap pasrah.
Menariknya, Tiorita mengklaim bahwa gelar Sarjana Hukum (SH) miliknya terdaftar di Pangkalan Data Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dan ia lulus dari Kampus Amir Hamzah.
Kendati demikian, polemik ini masih menjadi perhatian publik dan menunggu tindak lanjut dari pihak kepolisian.(*)
Kasus Ijazah Palsu Jokowi Masuk Tahap Penyidikan, Kubu Presiden Minta Nama Baik Dipulihkan |
![]() |
---|
Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Jaya Periksa Tiga Pengurus Peradi Bersatu |
![]() |
---|
Sidang Perdana Dugaan Ijazah Palsu Milik Jokowi Digelar Hari Ini di Pengadilan Negeri Solo |
![]() |
---|
Presiden Prabowo Tetapkan 20 Februari Hari Pelantikan Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024 |
![]() |
---|
Triliunan Rupiah Habis untuk Pilkada Serentak, Prabowo Usul DPRD Saja yang Milih Kepala Daerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.